in

Ingat Sosok Mak Lampir yang Melegenda di Tahun 90an? Begini Loh Kehidupannya Sekarang

Ada banyak tokoh ikonik di mana hanya anak tahun 90an saja yang paham. Tokoh tersebut dikenal melalui film-film kolosal dan laga yang hits pada masanya. Sebut saja seperti Angling Dharma, Brama Kumbara, Jaka Tingkir atau Mak Lampir misalnya.

Berbicara tentang Mak Lampir, tokoh utama dalam serial Misteri Gunung Merapi ini dikenal sebagai sosok jahat dengan rupa yang juga menyeramkan. Padahal, kenyataannya pemeran tokoh ini adalah seorang wanita cantik dan jauh dari karakter yang ia perankan. Farida Pasha, jika dulu menjadi mimpi buruk untuk anak-anak maka beginilah kehidupannya sekarang.

Aktris berbakat yang memang kerap membintangi film berbau klenik

Poster film Guna-guna istri muda [Sumber gambar]
Bernama lengkap Farida Pasha, lahir di Tasikmalaya pada 26 Agustus 1952. Sosok yang kini berumur 66 tahun tersebut sudah terjun di dunia hiburan sejak 1977. Tak hanya Mak Lampir, ia kerap membintangi sejumlah film yang berbau mistis dan klenik. Namanya mencuat sejak membintangi film Guna-Guna Istri Muda(1977) yang meledak dikalangan bioskop Indonesia, kemudian dibuat sambungannya dengan judul Pembalasan Guna-Guna Istri Muda (1978). Selain film tersebut, Nenek Grandong, Ratu Pantai Selatan, serta Dukun Ilmu Hitam juga membuat track record-nya bertambah banyak.

Peran ciamiknya membuat ‘Mak Lampir’ membekas di hati hingga kini

Mak Lampir [Sumber gambar]

Misteri Gunung Merapi adalah serial laga yang mulai tayang dari tahun 1999-2005, sinetron ini terbagi menjadi 3 musim. Yang ikonik dan selalu dikenang tentu sosok Mak Lampir yang diperankan oleh Farida Pasha. Dengan make-up tebal menakutkan, rambut panjang, tawa khas, plus tongkat tengkorak ia sukses membuat malam minggu anak-anak menjadi menakutkan. Namun, justru peran inilah yang membawa ia menjadi sosok yang terus dikenang sepanjang masa hingga kini.

Di balik Mak Lampir, ia adalah sosok penceramah muda

Sosok penceramah muda [Sumber gambar]
Walaupun kerap mendapat peran antagonis, kehidupan Farida 360 derajat berbeda dengan karakter yang ia dapat. Seperti dilansir dari radarislam.com, Farida aktif sebagai penceramah sejak tahun 1993. Awalnya ia memang hanya mengisi sambutan dan pengajian saja, namun karena terus menekuni aktivitas ini ia kerap mengisi ceramah di berbagai kota. Ia kemudian menjadi tempat konsultasi para perempuan yang memiliki masalah seputar kehidupan mereka.

Mengurangi kiprah di dunia akting

Sebagai pemeran pendukung dalam The Secret [Sumber gambar]
Setelah Misteri Gunung Merapi berakhir, Farida mulai rehat dan mengurangi kegiatan yang berhubungan dengan dunia akting. Pada tahun 2012, ia kembali diminta membintangi film bergenre horror-komedi berjudul Mama Minta Pulsa. Perannya di sini sebagai Mak Lampur yang bertugas menagih pulsa kepada para penerima SMS ‘Mama Minta Pulsa’. Film yang terbaru adalah horror besutan Arie Aziz dan Raffi Ahmad berjudul The Secret: Suster Ngesot Urban Legend (2018).dalam film ini, ia menjadi karakter pendukung yang berperan sebagai nenek.

Sibuk menghabiskan hari tua dengan para cucunya

Bersama para cucunya [Sumber gambar]
Mungkin tak banyak Sahabat Boombastis yang tau kalau Mak Lampir ini aslinya adalah ibu dari presenter Gina Sonia, nenek dari salah satu personel Blink, Ify Alyssa. Karena jarang disibukkan dengan aktivitas wira-wiri di layar kaca, ia memilih berkumpul bersama para cucunya. Hal tersebut kerap dibagikan oleh Gina Sonia di instagram pribadinya. Ternyata, sosok yang pernah menjadi momok masa kecil kamu dulu merupakan seorang Oma yang sayang pada cucu-cucunya loh.

Mak Lampir memang sukses membuat anak kecil ketakutan, tapi justru hal tersebut membuat namanya dikenang. Bahkan Farida sendiri mengaku masih ada yang suka memanggil dirinya dengan sebutan Mak Lampir loh. Ya, tapi kalau kamu bertemu sosok yang asli, yakin deh bakalan pangling, karena terlihat masih awet muda dan sama sekali tak ada kesan yang menyeramkan.

Written by Ayu

Ayu Lestari, bergabung di Boombastis.com sejak 2017. Seorang ambivert yang jatuh cinta pada tulisan, karena menurutnya dalam menulis tak akan ada puisi yang sumbang dan akan membuat seseorang abadi dalam ingatan. Selain menulis, perempuan kelahiran Palembang ini juga gemar menyanyi, walaupun suaranya tak bisa disetarakan dengan Siti Nurhalizah. Bermimpi bisa melihat setiap pelosok indah Indonesia. Penyuka hujan, senja, puisi dan ungu.

Leave a Reply

Cerita Inspiratif Perjalanan Hijrah Gadis Punk yang Malah Dibully Netizen Maha Benar

Dari Jalanan Sampai Korban Perang, 5 Pemain Top Ini Memiliki Riwayat Hidup yang Kelam