Sudah menjadi rahasia umum, kalau di kompetisi mancanegara sana banyak ditemui pemain-pemain berdarah Indonesia. Raja Nainggolan adalah salah satu contoh mudahnya, punggawa Inter Milan ini mempunyai darah Indonesia dari sang ayah Marianus Nainggolan yang keturunan batak. Lalu ada pemain top lain yang kini jadi pelatih yaitu Giovanni van Bronckhorst, mantan kapten Timnas Belanda ini, berdarah Indonesia dari sang-ibu yang berasal dari Saparua, Maluku.
Berkat kondisi inilah yang banyak ditemui kisah pemain-pemain berdarah Indonesia yang diam-diam mempunyai hasrat mengenakan baju Timnas. Lebih jauh tentang hal ini, dalam sejarahnya juga ada lho pemain keturunan yang enggan untuk bergabung dengan skuad garuda. Tidak itu saja, bahkan pesepakbola yang nyata-nyata berdarah Indonesia pun juga ada yang melakukan hal serupa. Alasannya bermain macam, namun salah satunya tentang garansi prestasi.
Andri Syahputra sendiri kini berkarier di liga teratas negara barunya tersebut. Dimana ia bergabung dengan klub papan atas Al-Gharafa. Selama berkarier di Qatar sebelum prestasi telah direngkuhnya. Salah satunya adalah menyabet gelar The Best Player dan Top Skor U-17 (2013, 2014, 2015). Setali tiga uang dengan pemain kelahiran 1999 ini, Emil Audero Mulyadi juga sudah bergabung dengan Timnas pilihannya yakni Italia.
Membela panji Sampdoria, Emil sukses banyak bermain reguler dan mengantarkan klubnya tersebut duduk di peringkat ke sembilan klasemen. Selain hal tersebut, dirinya juga membuat timnya dibelanya menjadi salah satu kesebelasan Liga Italia dengan jumlah kemasukan yang minim yakni 9 gol saja dari 39 laga telah dijalani.
BACA JUGA: Dari Batak sampai Maluku, Inilah 4 Pemain Bermarga Indonesia yang Sukses Tembus Eropa
Itulah tadi beberapa kabar, para pesepakbola berdarah Indonesia yang sempat menolak gabung Timnas. Kalau melihat capaiannya sih, sepertinya keputusan mereka yang ambil tepat ya. Kalau menurut kalian bagaimana sobat Boombastis?