Julukannya mungkin gemar ripah loh jenawi yang artinya makmur dan subur tanahnya, namun Indonesia pernah berada di situasi terburuk dalam sejarahnya. Ya, apalagi kalau bukan zaman penjajahan dulu. Teringat betapa kejamnya kaum imperialis itu memperlakukan bangsa Indonesia. Tak hanya membunuhi para pria dan memperkosa wanita, kaum penjajah ini juga menggondol banyak sekali milik Indonesia dan tak menyisakan apa pun selain ampas saja.
Ya, penjajahan Belanda dan Jepang dulu memang kejam. Bahkan hanya dengan mengingat kembali ceritanya, perasaan emosi dan marah tiba-tiba saja muncul. Tak disangkal jika penjajahan membawa luka, namun di balik itu ternyata aktivitas kolonialisme tersebut juga bermanfaat. Ya, banyak peninggalan yang justru bermanfaat dan jadi sumber kehidupan setelah perginya para kaum penjajah ini.
Kita tak harus berterimakasih, lantaran peninggalan tersebut mungkin dibuat dengan apa yang kita miliki sendiri. Nah, berikut adalah beberapa peninggalan kaum penjajah yang bermanfaat bahkan hingga sekarang ini.
1. Pabrik-Pabrik yang Beroperasi Hingga Hari ini
Belanda tak hanya mengeruk rempah-rempah dan sumber daya saja dari Indonesia. Mereka juga melakukan pembangunan-pembangunan industri di sini. Hal tersebut dibuktikan lewat pabrik-pabrik kuno yang berdiri tegak hingga hari ini. Tercatat mungkin ada puluhan pabrik yang dibangun pemerintahan Hindia Belanda dari Sabang sampai Merauke.
2. Perkebunan-Perkebunan Sumber Penghasilan Masyarakat
Fokus belanda dulu adalah mengeruk sumber daya alam Indonesia, salah satunya lewat hasil perkebunan. Hal ini pun diwujudkan dengan berdirinya banyak industri perkebunan ketika itu. Mirisnya, jangankan bagi hasil, pekerja pribumi yang dijadikan budak itu tak boleh mencicipi hasil kebun yang ditanam dengan tangan mereka sendiri.
3. Jalan-Jalan Penting Penghubung Antar Wilayah
De Grote atau Jalan Pos bisa dibilang adalah jalur paling penting yang ada di Indonesia. Jalur Pos ini juga dikenal dengan Pantura yang menghubungkan hampir seluruh Jawa. Dan Pantura bisa dibilang prestasi paling luar biasa di era kolonialisme, walaupun proses pembuatannya sangat mengerikan.
4. Waduk dan Bendungan Sumber Air Rakyat
Keberadaan bendungan jadi hal vital untuk kebutuhan akan air. Di zaman Belanda dulu banyak dibangun tempat penampungan air raksasa ini dengan tujuan untuk mengairi sawah-sawah milik Belanda serta manfaat-manfaat sampingan lainnya. Bendungan ini juga dibangun dengan darah, namun pada akhirnya manfaatnya kembali ke bangsa Indonesia sendiri.
5. Arsitektur dan Konstruksi yang Bermanfaat Hingga Sekarang
Selain deretan hal di atas satu lagi peninggalan mereka yang justru bermanfaat bagi kita adalah tinggalan arsitektur dan juga konstruksi. Peninggalan arsitektur ini biasanya berupa gedung-gedung tua. Di beberapa kota di Indonesia memang banyak tersebar bangunan-bangunan tua yang cantik. Dulu jadi tempat tinggal mereka, kini jadi obyek wisata yang menarik dan bermanfaat bagi pemerintah setempat.
Ya, sekali lagi kita tidak perlu berterima kasih kepada Belanda atas semua peninggalan yang bermanfaat ini. Pasalnya, ini adalah hasil kerja keras para leluhur. Belanda sendiri pasti tidak bermaksud memberikan kita manfaat dari peninggalannya di sini. Semuanya murni untuk kepentingan diri mereka sendiri. Jalan-jalan, rel-rel kereta, dan juga waduk sama sekali bukan untuk kita pada awalnya.