Sebelum mencapai suatu kesempurnaan, biasanya seseorang akan mengalami banyak sekali rintangan. Rintangan-rintangan itulah yang akan membuat seseorang menjadi berkembang dan menjadi seseorang jauh lebih baik. Setelah itu sebuah kesempurnaan akan datang dengan sendirinya secara perlahan-lahan.
Hal semacam ini juga dialami oleh suatu negara yang sedang berkembang khususnya Indonesia. Negara kita ini memiliki banyak sekali rintangan yang membuatnya susah maju. Bahkan cenderung berjalan di tempat. Ingin tahu seperti apa rintangan yang sedang dialami oleh Indonesia? Mari kita simak bersama-sama.
Bagi sebagian besar penduduk di daerah pelosok, pendidikan adalah sesuatu yang sangat berharga. Hal ini terjadi karena susah sekali ditemukan sekolah yang berdiri di daerahnya. Ketidakmerataan pendidikan di Indonesia membuat sebagian wilayah terlihat sangat dompleng dengan wilayah lain. Misal wilayah di Pulau Jawa dengan Papua. Pendidikan akan terkesan sangat jauh.
Pemerintah Indonesia melalui Badan Pusat Statistik mengatakan jika kemiskinan di Indonesia telah menurun dibandingkan tahun lalu. Saat ini angka kemiskinan di Indonesia mencapai 10,96%, atau ada sekitar 28 juta rakyat Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan, ini terjadi sekitar awal 2015. Sementara sepanjang 2015 terjadi kenaikan BBM, kenaikan tarif dasar listrik, kenaikan tarif K.A, kenaikan harga sembako terutama beras.
“Rakyat miskin dilarang sakit!” Barangkali ungkapan itu bukanlah sebuah ungkapan biasa. Namun suatu kenyataan yang dihadapi oleh rakyat Indonesia terutama masyarakat kelas bawah. Akses kesehatan benar-benar sulit didapatkan, kalau pun bisa biasanya dengan rentetan prosedur yang membingungkan. Pada akhirnya rakyat kecil akan menyerah, berdoa agar segera sembuh atau mati daripada terus menderita.
Jika hukum masih dapat diperjual-belikan artinya sampai kiamat pun Indonesia tidak akan bisa maju. Karena pada dasarnya hukum juga salah satu fondasi yang penting dalam sistem ketahanan Indonesia. Dan telah menjadi suatu rahasia umum bagi masyarakat Indonesia bahkan dunia, jika sistem hukum di Indonesia sudahlah bobrok.
Indonesia sama dengan korupsi. Atau korupsi sama dengan Indonesia? Sama saja. Indonesia kita tercinta ini berada di peringkat 107 sebagai negara paling bersih dari korupsi. Artinya Indonesia masuk ke dalam daftar negara garis merah yang kegiatan korupsi dijadikan suatu budaya turun temurun. Indonesia kalah jauh dengan Singapura yang berada di peringkat 7 dan Malaysia yang berada di peringkat 50. Sangat miris!
Mungkin sepuluh atau limabelas tahun lagi, anak cucu kita akan bertanya: “Kebudayaan Indonesia asli seperti apa?” Lalu mereka akan berbondong-bondong mencari di Internet dan membuatnya sebagai kliping. Sebagai pengingat jika di Indonesia dahulu pernah ada beberapa budaya yang sangat hebat. Bahkan diakui dunia Internasional.
Perekonomian Indonesia bukan hanya perkara angka naik dan turun. Sebuah angka bukanlah penentu semua masyarakat dapat maju secara ekonomi. Angka hanyalah sebuah perkiraan yang bisa saja terjadi kesalahan. Karena sejatinya masyarakat tidak peduli dengan naik atau tidaknya tingkat perekonomian di Indonesia. Mau naik atau turun, toh hidup mereka sama aja tidak banyak yang berubah.
Pada poin sebelumnya telah dibahas pentingnya sebuah pendidikan. Poin kali ini sedikit menyambung hal tersebut. Pendidikan memanglah sesuatu yang sangat penting. Tidak ada negara di dunia ini yang mengesampingkan peran pendidikan dalam pembangunan negaranya. Namun terpenting lagi dari itu semua adalah SDM yang mampu bersaing dan penuh dengan ide untuk berjuang.
Kerukunan antar umat beragama dan juga suku di Indonesia kerap goyah karena beberapa sebab. Tidak cuma sekali, bahkan beberapa kali kericuhan terjadi hingga memakan korban jiwa. Kerukunan antar masyarakat Indonesia sangat rendah. Beberapa orang rela melakukan apapun termasuk menyakiti orang lain tanpa berpikir sebelumnya.
Kerukunan masyarakat yang rendah akan membuat Indonesia semakin terpuruk. Alasannya adalah karena kekuatan negara kian renggang. Banyak pihak-pihak yang merasa benar dan menyalahkan yang lain. Padahal persatuan adalah hal yang utama. Jika keadaan seperti ini terus berlanjut. Dipastikan sampai kapan pun Indonesia tidak akan bisa maju.
Sembilan poin di atas hanyalah sekelumit masalah yang terjadi di Indonesia. Mungkin hal kompleks lain masih bisa terjadi dan membuat Indonesia semakin terpuruk. Tugas kita adalah mengubah sedikit-sedikit keadaan itu, mulai dari diri kita sendiri tentunya. Mari kita buat Indonesia semakin maju!
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…