Fakta bahwa Indonesia menjadi pasar narkoba nomor satu di Asia tenggara memang bikin tercengang. Namun hal tersebut sebenarnya bukan satu-satunya hal buruk yang ada. Ya, kalau kamu belum tahu, Indonesia ternyata juga merupakan rumah dari beberapa kebun ganja terbesar. Benar-benar luar biasa ya.
Di beberapa tempat di Indonesia, tanaman-tanaman bahan dasar narkoba ini sebenarnya memiliki izin. Mengingat ganja tersebut juga merupakan bahan dasar obat-obatan medis seperti bius. Namun sayang, beberapa oknum menanamnya tanpa izin untuk dijual sebagai narkotika. Soal penanaman ganja, beberapa tempat di Indonesia bahkan dikenal sebagai ladang terluas dari si narkotika tersebut. Lalu, tempat-tempat mana saja di Indonesia yang diketahui pernah menjadi lahan ganja terbesar? Simak ulasannya berikut.
Daerah satu ini sudah sangat terkenal sebagai pemasok ganja dunia. Di Aceh kurang lebih ada 200 an hektar lahan yang tersebar di berbagai titik. Sebenarnya ganja di Aceh juga digunakan untuk pembuatan obat medis, namun sangat banyak oknum-oknum yang menyalahgunakannya dan menjualnya sebagai bahan narkotika. Di Aceh sendiri ganja juga kadang dikonsumsi sebagai makanan. Tapi jangan bayangkan kalau bakal mabuk dan sakauw seperti saat menggunakan narkotika.
Pada tahun 2015, ditemukan ladang ganja di sebuah hutan lindung Bengkulu dengan luas area hingga 5,5 hektare. Satu tahun berikutnya Polisi juga menemukan 2 hektare ladang ganja di kawasan bengkulu. Ternyata bengkulu juga merupakan pemasok ganja di dunia. Meskipun kualitas ganja di Bengkulu ini merupakan yang nomor dua di Indonesia, namun tetap dianggap barang berkelas dunia.
Setahun yang lalu polisi menemukan beberapa ladang ganja di beberapa titik di Kerinci Jambi. Ditemukannya ladang tersebut awalnya karena tidaksengajaan karena polisi sedang menangani kasus penculikan anak. Namun tersangka tertangkap tangan membawa sebuah ganja, akhirnya polisi menelusuri dari mana dia mendapatkan ganja-ganja tersebut.
Tepatnya kabupaten Mandailing, ditemukan kurang lebih ada 60 hektare. Yang lebih mencengangkan ladang ganja tersebut ditemukan di dekat lapangan latihan TNI. Dengan luas ladang sebesar itu, Sumatera Utara menjadi salah satu pemasok terbesar di dunia selain Aceh.
BACA JUGA: Kabar Terbaru Mike Tyson, Dulu Sempat Bangkrut dan Kini Kaya Raya Berkat Bisnis Ganja
Agak dilematis memang untuk persoalan perganjaan ini. Di satu sisi ia begitu dibutuhkan di dunia medis, tapi di sisi lain eksistensi ganja malah disalahgunakan. Langkah terbaik memang adalah mengawasi. Maksudnya concern dengan ganja yang dipakai untuk medis, sedangkan yang di luar itu harus diberangus biar tidak menimbulkan hal-hal buruk. Jangan tanya berapa orang yang rusak hidupnya gara-gara benda satu ini.
Senin (17/2/2025), situasi di Indonesia tiba-tiba mencekam bersamaan dengan munculnya aksi-aksi demo yang digelar oleh…
Sedang heboh tagar #KaburAjaDulu di berbagai media sosial. Sebuah ajakan untuk meninggalkan Tanah Air demi…
Nama Abidzar Al-Ghifari kembali menjadi sorotan setelah pernyataannya tentang drama Korea dalam sebuah podcast menuai…
Ketika wajib pajak susah bayar pajak, siapa yang dirugikan? Bukan hanya pemerintah tetapi juga masyarakat…
Nama Iris Wullur mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah ia membongkar dugaan perselingkuhan…
Sudah saatnya untuk selalu waspada terhadap tawaran kerja yang menggiurkan. Seperti kisah tentang 100 wanita…