in

Honiara, Ibukota Termiskin di Dunia yang Bahkan Satu Gedung Tinggi pun Tak Ada

Jakarta adalah sebuah ibukota sekaligus ‘muka’  yang mewakili Indonesia. Jadi sudah selayaknya kalau dibuat sangat maju supaya para investor jadi berminat menitipkan uangnya di negara ini. Kalau sampai Jakarta dibuat asal-asalan yang rugi malah rakyat seluruh Indonesia yang bakal kehilangan pemasukan yang lumayan banyak.

Bicara soal ibukota yang jadi ‘muka’ suatu negara, ada loh sebuah kota yang keadaannya beda jauh dengan Jakarta. Ya, tanpa gedung pencakar langit dan infrastruktur maju namun kota ini dijadikan sebuah ibukota negara. Lalu bagaimana keadaan sebenarnya di sana? Simak ulasan berikut.

Honiara sebuah ibukota tanpa gedung pencakar langit

Umumnya sebuah ibukota menjadi pusat ekonomi suatu negara, oleh sebab itu mesti dibuat semaju mungkin. Namun tidak dengan sebuah ibukota di Solomon ini yang ternyata malah jauh dari kata maju. Bayangkan saja di kota Honiara ini ternyata tidak ada gedung pencakar langit seperti kota-kota yang lain.

Keadaan Honiara [sumber gambar]
Yang ada malah bangunan-bangunan biasa seperti toko dan warung. Ini bukan sebuah pemandangan yang aneh mengingat kalau Honiara dinobatkan sebagai ibukota ‘termiskin’ lantaran penampilannya. Meskipun begitu ternyata banyak juga loh pengunjung dan turis yang masih datang ke sini lantaran keadaan alam dari kota ini ternyata lumayan indah.

Budaya adat unik Honiara yang tak biasa

Di ibukota ‘termiskin’ ini ternyata ada sebuah budaya unik yang beda dari negara lainnya. Dilansir dari Grid, jika kamu berkunjung ke sana maka pasti akan banyak menemukan pemandangan hewan ternak babi di mana-mana. Ya, binatang satu ini memang sangat dekat dengan kehidupan penduduk di sana.

Babi dan Tradisi di Honiara [sumber gambar]

Usut punya usut, memelihara babi adalah salah satu cara untuk mendapatkan istri di sana. Makin banyak babi, maka bisa tambah banyak pula istri yang dimiliki. Nantinya para istri akan membantu suami untuk melanjutkan usaha berternak babi mereka, bisa dibilang kalau binatang ini jadi penanda status sosial. Sebuah tradisi yang tak biasa ya.

Harus tetap hati-hati ketika berada di kota ini

Seperti di kota-kota pariwisata lainnya, para turis diharap agar berhati-hati ketika bertandang ke kota ini. Dilansir dari Okezone, sempat terjadi beberapa demo yang lumayan sengit di kota ini hingga berakhir ke kekerasan. Tak sampai di situ, bahkan ada beberapa oknum yang mengincar para turis, misalnya kejadian pencurian barang di pelabuhan Honiara yang sempat bikin geger.

Keindahan Honiara [sumber gambar]
Hal ini menimpa kapal-kapal Yacht mewah yang mampir di kota tersebut yang jadi korban pencurian. Namun hal tersebut tidak akan terjadi kalau kita mengikuti prosedur keamanan yang berlaku. Bahkan bisa menikmati keindahan alam dari ibukota ini yang tak kalah dengan negara lain.

Salah satu alasan rusaknya infrastruktur di sana karena bencana

Jika menilik keadaan di ibukota Solomon ini tentunya tak akan lepas dengan situasi beberapa bangunan atau jalan yang rusak. Usut punya usut, semua itu tidak selalu karena kemiskinan yang ada di kota ini melainkan juga karena alam. Dilansir dari Okezone, di Honiara sering terjadi bencana musiman berupa angin siklon pada pertengahan tahun.

Suasana keadaan Honiara [sumber gambar]
Hal inilah yang membuat jalan-jalan rusak hingga jembatan tenggelam. Oleh sebab itu, sekalipun diperbaiki nantinya bakal rusak lagi karena kena bencana musiman itu. Masih dipikirkan oleh pemerintah setempat teknologi atau teknik yang minim kerusakan jika angin siklon tahunan ini menerjang kembali.

BACA JUGA: Nauru, Dari Kaya Raya Negara Ini Jadi Termiskin Sejagat

Meskipun dilabeli ibukota paling miskin di dunia, tapi bagaimana pun Honiara tetap punya sesuatu yang tak dimiliki ibukota lain, yakni kondisi alam mereka yang menawan. Tapi pada akhirnya setiap tempat punya ciri khas dan kelebihannya sendiri. Mungkin Jakarta sangat metropolis, tapi keadaan alam di sekitarnya tidak sebagus Honiara.

Written by Arief Dian

Seng penting yakin.....

Leave a Reply

CRISPR, Ketika Cina Mencoba Membuat Tentara Super Layaknya ‘Captain Amerika’

Mengenal Kerinci, Suku Asli Indonesia yang Ternyata Lebih Tua dari Inca di Amerika