in

5 Hewan Ini Sudah Punah di Tahun 2000-an, Anak Cucu Kita Nggak Bakal Bisa Melihat Mereka

Ada ribuan spesies hewan di dunia ini, jumlahnya bisa dibilang nggak bisa dihitung secara pasti. Sebagian besar dari spesies hewan tersebut sudah punah, ada juga yang jumlahnya kini hanya tinggal sedikit saja. Banyak faktor yang menjadi latar belakang punahnya hewan-hewan tersebut, salah satunya karena banyak sekali tangan-tangan nakal manusia yang memburu mereka untuk dimanfaatkan dan dijual.

Di dunia ini ada banyak sekali spesies yang sudah punah, akan tetapi pada kesempatan kali ini akan dibahas beberapa hewan yang punah sejak tahun 2000-an. Mungkin kamu masih sempat melihat atau mengetahui hewan ini, tapi anak cucu kita nggak bakal melihatnya. Berikut ini daftar hewan yang punah saat kita sedang bertumbuh kembang.

Lumba-Lumba Baiji Sungai Yangtze

Hewan yang sudah punah satu ini memiliki warna pucat, dan kepunahannya sudah diumumkan sejak tahun 2006 dulu. Mungkin saat itu, kamu baru memasuki masa remaja saat hewan ini resmi punah. Hewan dengan nama latin lipotes vexillifer ini punya kemampuan yang hebat, yaitu mengeluarkan bunyi kemudian bisa merasakan benda sekitar dengan pantulan bunyinya. Kemampuan ini disebut ekolosi.

Lumba-Lumba [sumber gambar]
Hal menarik dari lumba-lumba baiji ini ialah mampu melacak posisi ikan tertentu menggunakan kemampuan yang mereka miliki. Namun, nyatanya sensitivitas tersebut tak selamanya membawa keuntungan yang justru membuat mereka tidak bisa bertahan lebih lama. Karena adanya sensitivitas ini bisa membawa kerugian pada diri mereka saat sungai dipenuhi dengan nelayan, kapal, dan berbagai macam polusi yang dihasilkan manusia.

Monyet Merah

Monyet dengan ukuran sedang ini dianggap sangat menarik karena tidak memiliki jempol. Seringnya ditemukan di perbatasan Ghana dan juga Pantai Gading. Akan tetapi kini keberadaannya sudah punah, tepatnya sejak memasuki tahun 2000-an karena habitatnya yang mulai terancam. Sebab banyak penebangan hutan yang terjadi pada saat itu.

Monyet Merah [sumber gambar]

Monyet merah yang hidup dalam kelompok besar pada kanopi pepohonan hutan harus tersingkir, dan bergerombol dalam kelompok kecil. Sehingga mereka menjadi lemah ketika menemui hewan pemangsa lainnya. Perkawinan sedarah juga menjadi faktor hewan ini menjadi semakin sedikit hingga punah karena mereka mengalami kelemahan genetik.

Kura-Kura Pulau Pinta

Satu lagi hewan yang juga sudah mengalami kepunahan dan hewan satu ini dikatakan punah masih terbilang baru-baru ini, tepatnya pada tahun 2012 lalu. Kura-kura bernama ‘Lonesome’ George ini ditemukan mati di Galapagos National Park saat usianya diperkirakan 100 tahun. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hewan ini punah, salah satunya karena dimanfaatkan sebagai sumber makanan bagi para pemburu paus di abad ke-19.

Kura-kura Pulau Pinta [sumber gambar]
Namun, selain faktor tersebut ada juga faktor lainnya yakni penggundulan hutan yang dijadikan sebagai peternakan introduksi yang juga menjadi penyebab perlahan kura-kura raksasa Pinta mengalami kepunahan. Ada tim ekspedisi yang juga pernah menemukan beberapa kura-kura hibrida yang berasal dari generasi pertama di sekitaran Volcan Wolf, tepatnya ialah utara Pulau Isabela.

Badak Hitam Afrika Barat

Hewan ini telah dikatakan punah dan hal itu diakui oleh IUCN sejak tahun 2011. Dulunya hewan dengan 2 cula di kepalanya ini pernah tersebar luas di kawasan Afrika Tengah. Namun, lagi-lagi karena perburuan menjadikan populasinya menurun dengan sangat tajam.

Badak Hitam Afrika Barat [sumber gambar]
Pada awal tahun 2000-an sempat menjadi hewan dengan kategori terancam punah. Akan tetapi setelah melakukan survei di habitat terakhirnya Kamerun Utara ternyata tak ada yang tersisa sama sekali. Diketahui juga bahwa tak ada satu pun penangkaran yang memiliki badak hitam ini, sehingga kemudian pada akhirnya dinyatakan punah.

Badak Putih Utara

Baru-baru ini juga sedang heboh punahnya badak putih utara yang beredar di media sosial. Namun, ternyata hal itu tidak benar adanya karena masih tersisa dua ekor badak putih utara dengan jenis kelamin betina. Inilah yang membuatnya terancam punah sebab tanpa kehadiran pejantan maka keduanya takkan bisa beranak dan berkembang biak.

Badak Putih Utara [sumber gambar]
Badak jantan yang terakhir bernama Sudan mati di usianya yang menginjak 45 tahun. Kemudian dua badak putih utara betina yang tersisa saat ini merupakan cucu dari Sudan yakni Najin 32 tahun, dan juga Fatu 21 tahun.

BACA JUGA: Dipercaya Masih Hidup, Ini Alasan Kenapa Hiu Megalodon Dipastikan Sudah Punah Sejak Lama

Nah, dari tulisan di atas tentunya kita tahu bahwa kebanyakan faktor manusia yang menjadikan mereka punah. Banyaknya perburuan yang terjadi membuat sebagian besar spesies hewan tak bisa bertahan hidup dengan baik. Jangan sampai hewan-hewan yang sekarang sudah semakin langka dan terancam punah, kemudian benar-benar punah saat anak dan cucu kalian tumbuh kelak.

Written by Nikmatus Solikha

Move To Heaven, Drama Korea Baru Paling Sedih yang Terinspirasi dari Kisah Nyata

BPJS Hingga Toko Online, Inilah 4 Kasus Kebocoran Data yang Bikin Rugi Penduduk Indoensia