Sebagai negara maritim, Indonesia tentunya punya daerah perairan yang sangat luas untuk dikelola masyarakatnya. Indonesia juga patut berbahagia pasalnya kita semua bisa hidup dengan sejahtera hanya dengan hasil bumi yang dimiliki. Dan bila kembali berbicara tentang sektor kelautan, bukan rahasia lagi bahwa banyak sekali kapal asing yang langganan mengambil hasil laut kita setiap tahunnya. Dan tentu saja hal tersebut disebabkan kekayaan laut yang kita miliki.
Percaya tidak kalau nelayan yang tinggal di pulau-pulau kecil Indonesia itu bisa hidup sejahtera padahal sehari-harinya hanya melaut. Perlu diketahui bahwa sebenarnya mereka bisa sejahtera karena hasil laut kita yang tidak ternilai. Seperti di bawah ini ada tujuh hasil laut Indonesia yang harga jualnya selangit di luar negeri.
Ikan sidat
Mungkin tak banyak masyarakat yang familiar dengan ikan jenis ini ya, namun nama sidat sudah sangat dikenal di kalangan pecinta ikan. Ikan yang bentuknya serupa dengan belut ini memiliki sirip di bagian kepalanya. Ikan ini sangat mudah beradaptasi di habitat baru selama air tinggalnya bersifat payau, entah itu asli air laut atau air tawar yang telah diberi campuran.
Teripang kering
Teripang adalah salah satu hasil laut Indonesia yang terkenal memiliki khasiat tinggi. Selain digunakan sebagai bahan makanan seperti halnya sup, teripang ini juga sangat ampuh mengobati berbagai macam penyakit. Rasa yang enak serta khasiat tinggi itulah yang membuat harganya sangat mahal. Bayangkan saja untuk satu kilogram teripang kering nilainya bisa mencapai Rp 200 ribu sampai Rp 3 juta. Tentunya harga itu dibandrol melihat jenis barangnya terlebih dahulu.
Ikan napoleon
Ikan napoleon bisa dibilang merupakan primadonanya laut Indonesia yang selalu diburu oleh nelayan asing, khususnya kapal Hong Kong. Konon etnis tionghoa menganggap ikan ini dapat membawa keberuntungan, itulah mengapa penyajiannya menjadi wajib di hari besar tertentu. Dan di manakah mereka bisa mendapat napoleon dalam jumlah besar? Indonesia punya itu semua.
Ikan kerapu
Senasib dengan napoleon, ikan ini juga yang selalu ditunggu-tunggu oleh pembeli dari Hong Kong karena banyak diminati masyarakatnya. Setiap tahunnya ikan jenis ini juga mengalami peningkatan dalam hal nilai jual di pasaran asing maupun domestik.
Ikan tuna sirip kuning
Primadona lainnya yang sedang naik daun adalah ikan tuna sirip kuning atau biasa dikenal dengan nama yellowfin. Ikan yang banyak ditemukan di Kabupaten Halmahera Utara wilayah Maluku ini nilainya bisa mencapai Rp 1,2 juta per kilogramnya. Kira-kira berapa rupiah yang harus dikeluarkan untuk mendapat seekor yellowfin dengan berat 3 kg? Tentunya sangat tinggi dan menguntungkan bila nelayan kita berhasil memancingnya.
Lobster
Kalau yang satu ini memang sudah dikenal memiliki harga tinggi sedari dulu meskipun di pasaran sifatnya fluktuatif. Untuk jenis lobster mutiara saat ini harganya bisa dijual mulai harga Rp 845 ribu/ kg bila memang total berat keseluruhan lebih dari 1 kilogram. Sementara bila ukuran lobster tidak mencapai 1 kg, maka harganya juga berubah.
Akar bahar
Selain ikan, juga ada hasil laut lain yang disebut-sebut memiliki nilai jual yang tinggi yaitu akar bahar. Akar ini bias ditemukan di laut dalam kedalaman tertentu dan pasti sangat sulit untuk mendapatkannya. Biasanya akar bahar dipasarkan saat sudah diolah menjadi aksesoris seperti gelang maupun cincin.
Bila dilihat dari harga tujuh hasil laut di atas memang nelayan kita akan hidup sejahtera. Namun faktanya mendapatkan bahan-bahan tersebut bukan hal yang mudah dan biasanya tergantung musim di laut. Belum lagi bila angin kencang disertai ombak tinggi, bisa-bisa mereka tidak sanggup mencarinya di laut. Dan untuk masalah pencurian ikan oleh kapal asing untung saja sudah mulai berkurang saat ini, jadi nelayan kita masih bisa hidup dengan sejahtera bila kondisi laut sedang stabil.