Ada sebuah kejadian unik sekaligus mengherankan yang terjadi di RSUD Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta. Dalam sebuah rekaman video CCTV yang beredar di dunia maya, tampak terlihat sebuah gerobak sampah berjalan sendiri tanpa ada satupun orang disekitarnya. Alhasil, video ini pun kemudian viral.

Video yang diunggah oleh akun Twitter @pergusoID, kemudian banyak mendapatkan komentar terkait hal tersebut. Pada awal video, tampak tidak ada hal aneh yang terjadi. Dari rekaman CCTV yang ada, arahnya tampak menyorot pada sebuah bangunan, di mana ada gerobak sampah media terparkir di depannya.

Namun tak berapa lama kemudian, keanehan mulai terlihat saat gerobak mulai bergerak-gerak sendiri dan tampak berjalan ke arah kamera CCTV. Benda yang digunakan untuk mengumpulkan sampah medis tersebut, kemudian terus berjalan hingga menghilang dari pantauan kamera CCTV.

Melihat keanehan yang ada, aroma-aroma mistis sempat menyeruak terkait dengan peristiwa tersebut. Terlebih, tak ada seorang pun di lokasi saat gerobak sampah tersebut berjalan sendiri. Dilansir dari Regional.kompas.com (12/02/2020), kejadian tersebut terjadi di depan tempat pembuangan sampah medis B3 RSUD Wonosari.

Meski terlihat berbau mistis, pihak RSUD Wonosari enggan mengaitkan hal tersebut sebagai fenomena supranatural. Sebaliknya, peristiwa gerobak sampah yang berjalan sendiri itu ternyata bisa dijelaskan secara ilmiah. Bahkan menurut Kepala Instalasi dan Sanitasi RSUD Wonosari, Priyatno Budiharto mengatakan, tidak menutup kemungkinan penyebabnya adalah angin atau hal lainnya.

Tak hanya itu, gerobak bisa berjalan sendiri kemungkinan karena kontur tanah disekitarnya terlihat agak miring. Secara logika, bisa saja gerobak terdorong karena adanya gaya gravitasi, kemiringan, dan beban. Penjelasan inilah yang disampaikan oleh menurut Kepala Instalasi dan Sanitasi RSUD Wonosari, Priyatno Budiharto.

Gerobak sampah medis di RSUD Wonosari [sumber gambar]
Kejadian unik ini rupa-rupanya juga membuat ahli Metafisika Mbah Mijan angkat suara. Tak sama dengan ungkapan pihak RSUD Wonosari, dirinya mengatakan bahwa kejadian tersebut akibat ulah tuyul yang berada di lokasi. Di mana menurut penerawangannya ada 6 sosok kecil tersebut yang tengah bermain di gerobak sampah medis tersebut.

Lebih lanjut, Mbah Mijan menilai hal tersebut wajar adanya. “Mata batin Mbah Mijan menangkap 5 sosok tuyul hitam sedang mainan gerobak dan 1 tuyul hijau bermahkota, membuka gerbang tersebut. Tuyul hitam dan hijau bisa beraktivitas pada siang hari ini,” beber Mbah Mijan lewat akun Instagram miliknya.

View this post on Instagram

TEMPAT SAMPAH MEDIS RSUD WONOSARI YANG ADA DI DEKAT KAMAR JENAZAH JALAN SENDIRI Seperti biasa, tagg dan DM membludak gara-gara gerobak. Slide 1 : Tempat Sampah jalan sendiri Slide 2 : Gerbang RSUD terbuka sendiri Kejadian ini viral dan menggemparkan jagat maya. Kepala Ruangan rumah sakit membenarkan bahwa video tersebut berasal dari CCTV RSUD Wonosari, Gunungkidul, Jogjakarta. Beliau mengungkapkan bahwa kejadiannya siang bolong, bisa jadi kena angin dan pintu gerbang yang terbuka, karena sengaja digerakan, tegasnya. Jika para netizen sekalian punya analisa yang berbeda, mungkin teori fisika atau gravitasi dan sebagainya, bisa comment ya Guys. Kalian percaya adanya makhluk tak kasat mata? Mata batin Mbah Mijan menangkap 5 sosok Tuyul Hitam sedang mainan gerobak dan 1 Tuyul Hijau bermahkota, membuka Gerbang tersebut. Tuyul hitam dan hijau bisa beraktivitas pada siang hari. Mbah menduga, mereka hanya iseng dan main saja, bukan menempati RSUD tersebut. Sebenarnya, kejadian mistis di rumah sakit sudah lumrah, bahkan sedari dulu. Bedanya, dulu belum ada CCTV yang merekam aktivitas "MEREKA". Percaya gak percaya, kembali ke diri anda.

A post shared by Mbah Mijan (@mbahmijan) on

BACA JUGA: Heboh Tangga Lipat Berjalan Sendiri di Rumah Sakit, Kok Bisa Begitu Ya?

Buntut dari viralnya peristiwa tersebut, manajemen RSUD Wonosari akan menelusuri siapa yang mengunggah rekaman CCTV tersebut hingga akhirnya tersebar secara umum. “Terkait ada video ini saya tahu dari konfirmasi teman-teman. Setelah itu baru saya telusuri, termasuk yang menyebarkan juga akan kami usut. Karena CCTV kan untuk pengawasan bukan untuk konsumsi publik,” ucap Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi RSUD Wonosari Sumartono yang dikutip dari Regional.kompas.com (13/02/2020).