Pria sederhana asal Indonesia yang berhasil menikahi wanita bule sepertinya selalu saja bikin geger. Nggak sedikit loh, netizen yang jadi iri dan dengki. Pasalnya, pernikahan tersebut kerap kali sulit dipahami. Gimana jadinya pria Indonesia yang dianggap punya tampang yang pas-pasan dan kantong nggak tebel-tebel banget bisa memikat hati wanita mancanegara? Gini loh gaes, jangan kira wanita itu cuma mandang tampang dan kantong doang. Yang terpenting dari sebuah hubungan adalah kecocokan. Kalau udah cocok, apa lagi sih yang dipedulikan? Terbukti, udah banyak banget pria yang sederhana yang sukses luluhkan hati wanita Jerman, Inggris, Australia, dan ntah negara mana lagi.
Kebanyakan orang sih mikirnya menikah sama bule itu happy banget. Bayangin aja, mereka cakep banget. Belum lagi orang-orang mandang, betapa kerennya karena bisa bersatu sama warna negara asing. Tapi, yang perlu dicatat nih, nikah sama orang bule itu isinya nggak cuma happy. Ini loh, beberapa hal nggak enak yang akan terjadi kalau kamu nikah sama orang luar negeri.
Ribet banget waktu ngurus dokumen pernikahan
Kalau pengen mudik, aduh mahalnya
Kesulitan komunikasi? Pasti adaaa
Sepandai-pandainya bule bicara dalam bahasa Indonesia, atau sepandai-pandainya orang Indonesia bicara dalam bahasa asing, namun ketika dua orang berbeda asal ini sudah masuk dalam sebuah hubungan yang serius seperti pernikahan, mereka tetap harus bekerja keras dalam komunikasi. Yah, nggak bisalah disamain sama orang yang berasal dari satu negara yang sama. Pasti ada aja saat di mana seseorang nggak bisa paham apa yang dimaksud oleh pasangannya. Biasanya sih di awal-awal pernikahan, satu sama lain harus sabar, bahkan menggunakan segala macam isyarat biar pasangannya bener-bener paham dan nyambung saat berkomunikasi.
Dinyinyir netizen
BACA JUGA: Nikahi Bule Cantik Asal Inggris, Begini Kisah Cinta Pria Asal Muntilan Ini
Itulah empat hal nggak enak yang akan terjadi kalau kamu nikah sama bule. Well, balik lagi, yang namanya pernikahan memang ada enak dan nggak enaknya ya. Jadi, masing-masing pasangan harus siap. Dan yang harus kita yakini, jodoh itu di Tangan Tuhan, siapa pun dia harus kita syukuri.