Bagi sebagian orang, terutama pria, film dewasa adalah sebuah hiburan yang cukup ampuh untuk menghilangkan stres. Seolah, film-film panas itu menjadi sebuah pelampiasan fantasi liar yang selama ini tidak tersalurkan. Sayangnya, tontonan tersebut bakal bersifat adiktif dan meracuni otak mereka yang melihatnya. Jadi bukan hal yang aneh jika industri film yang satu ini bisa tumbuh subur hingga saat ini karena banyak orang yang kecanduan menontonnya.
Namun di balik itu semua, ternyata ada fakta miris mengenai para artis yang membintangi film biru itu. Jauh dari angan-angan kita bahwa menjadi pemain film esek-esek itu selalu hidup enak, yang ada malah mereka sengsara baik fisik, psikis maupun finansial. Jadi seperti apa kehidupan sesungguhnya para pemain film panas ini? Simak ulasan berikut ini.
Jangan dianggap kalau bekerja di industri esek-esek akan semudah seperti yang ada dalam kepala sebagian orang. Mungkin kita beranggapan kerja para aktris dan aktor hanya main adegan ranjang kemudian langsung dapat bayaran besar. Sayang semuanya tidak sesimpel itu. Di Amerika bagi artis yang profesional mungkin memang mendapatkan penghasilan sampai Rp 26 juta untuk sekali main, bayaran itu bisa ditambah Rp 6 juta jika mereka mau main dalam adegan sesama jenis.
Lantaran selalu berperan jadi perempuan nakal, sepertinya image ini selalu menempel pada para pemain itu di dunia nyata. Akibatnya banyak orang yang menganggap para pemain perempuan itu adalah wanita gampangan. Dilansir dari media besar luar negeri Mstarz, banyak para pemain perempuan mengalami pelecehan saat di luar syuting, kebanyakan pelakunya adalah para fans dari artis tersebut.
Pembuatan film dewasa tidak semudah seperti yang kita pikirkan. Jangan harap kalau film bisa rampung dalam satu kali take. Serupa dengan pembuatan film biasa atau FTV, take harus dilakukan secara berulang-ulang dan dari angle yang berbeda. Itulah hal yang biasanya membuat menderita para pemain film dewasa ini.
Seperti yang diketahui, kehidupan para aktris dan aktor ini sangat erat dengan penyakit berbahaya. Seringnya berhubungan badan dengan banyak orang membuat mereka rentan kena penyakit seperti HIV, Herpes hingga kencing nanah. Bukan hal yang aneh kalau banyak para pemain film panas ini meninggal gara-gara penyakit berbahaya tersebut.
Dari fakta-fakta tersebut kita mengetahui ternyata menjadi bintang film dewasa sangat jauh dari kata bahagia. Selain melanggar norma-norma yang berlaku, mereka juga sangat rawan terkena penyakit yang menular. Mungkin kalau dihitung bayarannya memang lumayan fantastis, tapi tidak sebanding dengan resikonya.
Belakangan ini, dunia perfilman Indonesia dihebohkan oleh pengangkatan Ifan Seventeen sebagai Direktur Utama PT Produksi…
Lagu ‘Garam dan Madu’ yang dibawakan oleh Tenxi, Jemsii, dan Naykilla menjadi fenomena musik yang…
“Ubur-ubur ikan lele. Kasus korupsi Pertamina nyembur, se-Indonesia heboh, le!” Heran melihat tiba-tiba banyak SPBU…
Kurma jadi salah satu makanan yang identik dengan bulan Ramadan. Setiap bulan suci ini datang,…
Komedian Nunung kembali menjadi sorotan setelah mengungkap perjuangannya melawan penyakit yang mengharuskannya menjalani pengobatan tanpa…
Band punk asal Purbalingga, Sukatani, menjadi sorotan setelah mengumumkan penarikan lagu mereka yang berjudul "Bayar…