Pesawat yang disebut-sebut sebagai transportasi paling aman, rupanya sudah tidak berlaku lagi bagi hampir seluruh warga Indonesia. Ya bagaimana tidak, banyak kejadian kecelakaan yang terjadi pada pesawat. Salah satunya adalah musibah Lion Air JT-610 beberapa waktu lalu. Kemudian, ada lagi peristiwa kecelakaan lain yang melibatkan pesawat dan di antaranya menghilang tanpa kabar.
Berbicara tentang kecelakaan pesawat, ternyata tidak hanya diakibatkan dari kerusakan transportasi saja. Tapi juga fenomena alam yang bisa membahayakan penerbangan. Nah, semua peristiwa alam tersebut juga dapat membuat nyali si pilot menjadi ciut. Jadi, apa saja fenomena alam yang dimaksud?
Burung yang ternyata bisa membuat penerbangan gagal dalam waktu singkat
Hal yang satu ini bukan termasuk fenomena alam sih ya. Poin pertama ini berhubungan dengan satu makhluk hidup yang bernama burung. Ya, binatang jinak ini nyatanya mampu membuat penerbangan menjadi kacau balau. Baik saat pesawat sedang mengudara maupun ketika mendarat.
Fenomena ‘tirai awan’ yang membuat penerbangan menjadi terganggu
Nah, di poin ini kita baru memasuki tentang fenomena alam. Apa Sahabat Boombastis pernah melihat ada awan yang berbentuk seperti tirai? Kalau belum, kita bahas yuk di sini. Tirai awan ini biasa disebut dengan virga. Ya, virga ini merupakan hujan yang tidak sampai ke permukaan bumi karena menguap di bagian atmosfer. Penguapan ini terjadi lantaran adanya pemanasan suhu di atmosfer.
Awan Cumulonimbus yang sebabkan pesawat Air Asia QZ 8501 kecelakaan
Sebelum kita masuk ke penjelasan inti, yuk mengingat kejadian kecelakaan di masa lalu. Apa Sahabat Boombastis masih ingat dengan kecelakaan dari Pesawat Air Asia tahun 2014 lalu? Ya, peristiwa yang sempat menggemparkan seluruh Indonesia empat tahun lalu ini ternyata disebabkan suatu fenomena alam. Namanya adalah Awan Cumulonimbus.
BACA JUGA : 4 Awan yang Paling Ditakuti oleh Pilot Saat Menerbangkan Pesawat
Ketiga fenomena alam ini memang cukup membahayakan penerbangan. Sehingga para pilot akan lebih berhati-hati ketika membawa pesawatnya mengudara. Biasanya sih pilot akan mengumumkan jika ada salah satu di antara fenomena alam tersebut berada di depan pesawat. Jadi para penumpang enggak kaget dan bisa lebih bersiap untuk menghadapi fenomena berbahaya ini. Intinya ketiga fenomena ini mempunyai karakteristik masing-masing yang bisa sebabkan penerbangan menjadi terganggu.