Di masanya, si Pitung merupakan sosok musuh bebuyutan kaum Hindia Belanda. Sebab dirinya kerap kali mencuri berbagai hal seperti barang-barang dari kapal penjajah untuk dibagikan kepada rakyat miskin. Di sisi lain, lelaki yang kerap disapa Bang Pitung itu merupakan pahlawan bagi rakyat Betawi. Pasalnya, di tengah tindasan kompeni dan kemelaratan yang menimpa, Pitung menjelma pahlawan yang menyelamatkan mereka dari kekurangan makanan.
Lantas apa yang membuat Pitung yang tak memiliki senjata begitu berani menentang penjajah yang jelas-jelas dibekali senapan beragam rupa? Ternyata, Bang Pitung menguasai seni bela diri yang cukup mumpuni hingga tak ada satupun dari kaum kolonial yang mampu menakhlukkannya. Cara kotor pun dibuat oleh kaum kolonial untuk melenyapkan Pitung. Meski Pitung telah tiada, namun silat yang ia praktikkan dulu masih tetap ada hingga sekarang. Ya, itulah Silat Marunda
Hingga kini, banyak versi berbeda terkait cerita sejarah si Pitung dan silat warisannya. Meski begitu, tidak ada yang memungkiri bahwa Pitung adalah simbol keberanian rakyat Betawi dalam melawan penjajah dan tanda menjunjung tinggi harga diri bangsa Hal inilah yang patut diteladani oleh generasi penerus bangsa.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…