Shinto adalah sebuah agama atau kepercayaan yang dipeluk mayoritas penduduk di Jepang. Agama ini telah ada di Jepang sejak ribuan tahun yang lalu dan menjadi satu dengan budaya. Berbeda dengan agama lain seperti Islam dan Kristen yang memiliki kitab suci dan Tuhan yang harus di sembah. Agama ini hanya mengajarkan manusia untuk lebih menyatu dengan dunia, dengan alam, dan selalu mengingat masa lalu. Itulah mengapa di Jepang sering sekali ada ritual yang unik hingga kadang sangat aneh.
Agama ini tidak mengikat hingga pemeluknya bebas memiliki agama lain walau tetap melakukan ritual ke-Shinto-an. Hal ini mengakibatkan mengapa banyak warga Jepang juga merayakan Natal meski mereka sebenarnya seorang pemeluk Shinto. Anyway, inilah fakta hebat dari agama Shinto yang masih diamalkan sampai sekarang.
1. Tahun Baru Adalah Sebuah Perayaan Besar
Tahun baru adalah perayaan yang sangat penting bagi para penduduk Jepang terutama pemeluk Shinto. Mereka akan datang ke kuil saat tengah malam untuk berkumpul sambil membunyikan lonceng. Biasanya mereka akan bergantian hingga lonceng yang besar dipukul sebanyak 108 kali. Pemukulan lonceng ini menjadi tanda jika penghapusan dosa selama setahun terakhir telah dilakukan.
2. Kami Adalah Dewa yang Tak Selalu Sempurna
Agama besar di dunia mengenal Tuhan sebagai sesuatu yang sangat hebat dan tak memiliki cela. Tuhan adalah zat yang menciptakan semua makhluk di dunia tanpa terkecuali. Dalam Shinto dewa atau Tuhan sering disebut dengan kami. Dalam kepercayaan mereka kami berjumlah 8 juta buah dan tersebar di seluruh dunia.
3. Amaterasu Sang Dewa Matahari
Amaterasu adalah dewa tau kami tertinggi dalam mitologi dan kepercayaan Shinto. Amaterasu lahir dari mata kiri Izanagi saat ia akan menyucikan dirinya usai mengunjungi dunia bawah atau neraka. Saat melihat putrinya lahir dengan kehangatan dan cahaya yang terang, Izanagi memerintahkannya untuk memerintah Takamagahara.
4. Inari yang Dipuja Hampir Semua Pemeluk Shinto
Dalam kepercayaan Shinto, Amaterasu mungkin dipandang sebagai salah satu dewa atau kami yang sangat hebat. Ia menyinari bumi dan membuat semua makhluk bisa hidup dengan baik. Sementara itu Inari adalah dewa yang memberikan makan manusia. Ia adalah dewa padi, perdagangan, senjata hingga dewa rubah.
5. Ise Jingu, Kuil yang Harus Dibangun Setiap 20 Tahun
Jika Fushimi Inari digunakan untuk menyembah Inari, Ise Jingu digunakan untuk menyembah Amataerasu. Kuil Ise Jingu dikenal sebagai salah satu kuil paling keramat di Jepang hingga keberadaannya selalu dianggap penting. Ise Jingu biasanya memiliki 120 kuil kecil yang disusun menjadi bagian depan, tengah, hingga luar.
6. Ritual Penyucian Jiwa dan Tubuh
Semua agama mengenal apa itu dosa dan pahala. Dalam Shinto, dosa sering disebut dengan Tsumi. Namun dosa di sini dikembangkan menjadi lebih luas menjadi dosa dalam jiwa dan juga dosa yang dibawa tubuh dalam bentuk penyakit atau kotoran. Itulah mengapa sebelum masuk ke kuil Shinto selalu ada tempat untuk mencuci tangan dan kaki.
7. Omikuji, Omamori dan Ema
Anda yang sering melihat drama Jepang atau anime pasti mengenal apa itu omikuji, omamori, dan ema. Omikuji semacam fortune teller yang akan memberi tahu nasib seseorang. Jika nasibnya baik maka omikuji bisa dibawa, namun jika nasibnya buruk, omokuji bisa dikaitkan ke pohon atau batang-batang yang telah disediakan.
Terakhir ada ema yang berwujud kayu kecil yang memiliki tali. Biasanya orang-orang akan menulis doa di kayu ini lalu menggantungnya di pohon. Dengan menggantung ema, maka permintaan akan segara dikabulkan oleh kami yang dipercaya orang tersebut.
Demikianlah tujuh fakta hebat dari agama Shinto yang dipeluk oleh hampir semua orang Jepang. Keberadaan Shinto di Jepang bukan hanya sebagai agama, namun juga sebagai panduan hidup yang selaras dengan alam.