Dengan panjang hampir 5,1 meter, Anaconda Hijau mutlak memegang rekor sebagai ular paling panjang di dunia. Ditambah lagi dengan beratnya yang mencapai satu kuintal membuat ular ini makin mengerikan. Namun, jika dikomparasikan dengan deretan ular purba, maka Anaconda Hijau ini tidak ada apa-apanya. Misalkan melawan Gigantophis yang punya panjang 10 meter dan berat sampai ratusan kilogram.
Gigantophis pernah memegang title sebagai ular paling panjang dan besar sepanjang masa. Hingga akhirnya gelar itu direbut oleh jenis ular lain bernama Titanoboa. Bagaimana tidak, soal ukuran, ular purba ini ternyata jauh lebih besar. Panjangnya sendiri hampir 15 meter serta memiliki bobot tubuh yang juga lebih besar.
Baca Juga :4 Fakta Thunderbird, Burung Raksasa Purba yang Dipercaya Masih Hidup Hingga Sekarang
Monster satu ini pernah hidup sangat lama hingga akhirnya punah bersamaan dengan hancurnya zaman Cretaceous. Masih tentang Titanoboa, berikut adalah fakta-fakta si ular terbesar itu yang mungkin belum kamu ketahui.
Berbicara soal dimensi, sempat disinggung di bagian pembuka kalau ular satu ini punya ukuran tubuh yang luar biasa. Panjang tubuh normalnya sekitar 15 meter dengan berat tubuh hampir satu ton. Hal yang ngeri soal dimensi tubuh Titanoboa ini adalah ia bisa terus tumbuh sepanjang hidupnya.
Dengan ukuran tubuh yang tak karuan seperti itu, kita mungkin berpikir jika Titanoboa bakal mencari makan dengan cara konvensional alias seperti ular pada umumnya. Meskipun kesannya seperti itu, tapi peneliti meyakini jika Titanoboa berburu dengan cara yang lain. Alih-alih menjerat, Titanoboa menyerang musuhnya seperti buaya.
Menurut para peneliti ular ini berhabitat di tempat yang sangat ekstrem cuacanya, yakni panas dan juga sangat lembab. Suhu panasnya sendiri tak kira-kira karena hampir sekitar 90 derajat celcius. Alasan kenapa Bumi bisa sepanas ini adalah karena ketika itu meteor-meteor baru saja menghantam.
Titanoboa diketahui tidak hidup satu zaman dengan para dinosaurus. Ia bisa dibilang lebih muda beberapa juta tahun. Di masanya, para hewan-hewan sudah berbentuk evolusi baru kurang lebih seperti hari ini. Soal hewan yang hidup semasa dengannya, peneliti yakin jika Titanoboa berbagi tempat dengan Kura-Kura Carbonemy.
Dengan dimensi tubuh yang super besar seperti itu, kita pasti terperanjat bukan main membayangkan tubuh seekor Titanoboa. Ular ini memang luar biasa besar, tapi kalau dibandingkan dengan hewan-hewan lainnya Titanoboa sama sekali bukan binatang terbesar. Ya, masih ada banyak hewan lainnya yang berukuran sangat besar hingga membuat Titanoboa ibarat udang bagi ikan hiu.
Baca Juga :7 Dinosaurus ini Dipercaya Masih Hidup Tersembunyi di Hutan Afrika
Inilah fakta-fakta tentang Titanoboa, si ular terbesar sepanjang masa yang ternyata sangat menakjubkan. Tidak terbayangkan jika ular monster ini masih hidup hari ini. Tentu ia bakal jadi predator paling mematikan hari ini.
Belakangan ini, dunia perfilman Indonesia dihebohkan oleh pengangkatan Ifan Seventeen sebagai Direktur Utama PT Produksi…
Lagu ‘Garam dan Madu’ yang dibawakan oleh Tenxi, Jemsii, dan Naykilla menjadi fenomena musik yang…
“Ubur-ubur ikan lele. Kasus korupsi Pertamina nyembur, se-Indonesia heboh, le!” Heran melihat tiba-tiba banyak SPBU…
Kurma jadi salah satu makanan yang identik dengan bulan Ramadan. Setiap bulan suci ini datang,…
Komedian Nunung kembali menjadi sorotan setelah mengungkap perjuangannya melawan penyakit yang mengharuskannya menjalani pengobatan tanpa…
Band punk asal Purbalingga, Sukatani, menjadi sorotan setelah mengumumkan penarikan lagu mereka yang berjudul "Bayar…