Sosok Mbah Waris mendadak viral setelah mengaku sebagai mantan pengawal Bung Karno. Bahkan, dirinya juga mengatakan sudah ikut mengawal kemana pun perginya Presiden Pertama RI itu semasa masih menjadi Kepala Negara. Hal ini diketahui setelah seorang Youtuber bernama Cak Budi mengunggah pertemuannya di saluran YouTube miliknya.

Kondisi Mbah Waris saat ditemui pun sungguh memprihatinkan. Di usia senjanya, kakek 86 tahun itu masih harus bekerja keras memenuhi kebutuhannnya. Duduk di bawah lampu merah sembari menjajakan koran dagangannya. Pada saat bertemu dengan Cak Budi itulah, kisah-kisahnya di masa lalu mulai mengalir dari dirinya

Mengaku telah berjuang bersama dengan Sukarno

Dalam videonya, Cak Budi sempat menanyakan tentang masa lalu Mbah Waris saat berjuang dengan Bung Karno. Dengan lancarnya, kakek asli Surabaya itu menceritakan masa-masa di mana dirinya begitu dekat dengan sosok proklamator tersebut. “Kita itu pengawalnya Bung Karno dik, jadi di mana Bung Karno ada kita kawal Bung Karno. Jadi Bung Karno turun di Wonokromo sampai Tugu Pahlawan kita kawal. Sudah blenger berjuang,” ucap Mbah Waris.

Menjadi pengawal dan menemani Sukarno dalam perjalanan dinasnya

Tak hanya sekedar berjuang, Mbah Waris juga turut serta menemani sang Presiden kemana pun kakinya melangkah. Menurut pengakuannya, ia telah berkeliling mulai dari Pulau Jawa, Bali, hingga ke Jakarta. Sayang, ia telah lupa hari dan tanggal pastinya saat menemani Sukarno.

Memilih berjualan koran untuk nafkah sehari-hari

Berjualan koran untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari [sumber gambar]
Di usia senjanya, Mbah Waris masih harus bekerja dengan berjualan koran untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Hal tersebut dilakoninya karena tidak lagi memiliki tenaga untuk melakukan pekerjaan lain. Terlebih, ia juga harus menghidupi keenam anaknya dan sang istri yang berusia 55 tahun. Berangkat pada pukul 4 subuh, Mbah Waris berjualan hingga jam 10 pagi setiap harinya.

Menolak diajak makan nasi karena mengikuti bung Karno

Mbah Waris bersama sang istri [sumber gambar]
Ada hal unik saat Cak Budi berusaha mengajak Mbah Waris untuk sarapan. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak terlalu banyak makan nasi. Sebaliknya, ia lebih suka mengonsumsi ubi yang dilatarbelakangi sewaktu menjadi pengawal Bung Karno di Irian. “Saya nasi enggak seberapa, tapi tempe goreng, telo (ubi) goreng itu. Bung Karno dulu di Irian makannya telo. Kita itu pengawalnya Bung Karno,” ujarnya.

BACA JUGA: Kebiasaan Genjot Becak, Pria Tua Ini Singkirkan Banyak Pesaing di Kejuaraan Lari Internasional

Sebagai orang yang pernah dekat dengan sosok RI 1 tersebut, bisa dibilang posisinya tentu sangat penting. Meski demikian, Mbah Waris masih harus berjuang keras di usia senjanya sebagai penjual koran seiring dengan berjalannya waktu. Hanya sebuah kisah masa lalu yang bisa ia ceritakan pada generasi selanjutnya, tentang kedekatannya dengan sang penyambung lidah rakyat.