Dikenal sebagai bapak teknologi dirgantara Indonesia, BJ Habibie juga memiliki seorang anak yang mengikuti jejaknya bergelut di bidang penerbangan. Dia adalah Ilham Akbar Habibie, putra pertama dari mantan Presiden B.J.Habibie dan Hasri Ainun Besari Habibie. Selain dikenal cerdas, pria kelahiran Aachen, Jerman, 16 Mei 1963 juga menggeluti profesi sebagai pengusaha. Tak heran jika dirinya termasuk sosok konglomerat sukses di Indonesia.

Meski sang ayah telah tiada, Ilham tetap fokus pada mimpi BJ Habibie soal pesawat terbang. Bahkan setelah melewati pengalaman pahit atas pesawat N-250, dirinya tak kapok. Lewat PT Regio Aviasi Industri, perusahaan pembuat pesawat terbang dan didirikan bersama sang ayah, B.J. Habibie, Ilham  folus membesarkan proyek pesawat penumpang bermesin turboprop bernama R-80. Seperti apa kisahnya? Simak ulasan berikut.

Lulusan Jerman yang menjadi pakar penerbangan seperti sang ayah

Memiliki sang ayah yang tengah belajar di Jerman, rupanya dimanfaatkan dengan baik oleh Ilham Habibie. Ia diketahui juga bersekolah di sana mulai dari jenjang dasar, menengah, hingga di hingga perguruan tinggi, yakni Elementary School Windmuehlenweg, High School Hochrad, Technical University of Munich, Jerman. Di tempat kuliahnya inilah, Ilham memperoleh gelar insinyur hingga doktor (Ph.D) dalam teknik penerbangan dengan hasil summa cum laude.

Sosok yang juga ahli teknik penerbangan [sumber gambar]

Hal ini seolah mengingatkan akan sosok BJ Habibie muda yang juga merupakan lulusan teknik penerbangan, spesialisasi konstruksi pesawat terbang, di RWTH Aachen, Jerman Barat, pada 1960 silam dengan gelar Diplom Ingineur. Pada 1965, BJ Habibie juga berhasil meraih titel sebagai doktor ingineur dengan predikat summa cum laude. Sama seperti sang ayah, Ilham juga kemudian berkarir di dunia penerbangan.

Sempat terlibat proyek pengembangan pesawat nasional N-250

Seusai lulus kuliah, Ilham sempat bekerja untuk perusahaan penerbangan milik Amerika Serikat, Boeing. Saat yang bersamaan, sang ayah di Indonesia tengah merancang pesawat produksi dalam negeri yang pertama. Alhasil, Ilham pun diminta untuk membantu mengerjakan program besar ini dan didaulat menjadi Direktur Marketing PT Dirgantara Indonesia.

Pernah melakukan riset pesawat buatan dalam negeri [sumber gambar]

Sebelumnya, PT Dirgantara Indonesia telah berhasil melahirkan sebuah pesawat buatan dalam negeri berkode N-250. Sebagai Direktur Marketing, Ilham juga tengah melakukan riset untuk memperbanyak jumlah pesawat terbang produksi anak negeri. Sayangnya, program tersebut harus berhenti di tengah jalan lantaran terganjal persyaratan yang diminta International Monetary Fund (IMF) untuk menstabilkan kondisi ekonomi Indonesia, belum terpenuhi. Alhasil, Ilham pun memilih keluar dan kemudian banting stir sebagai pengusaha.

Dikenal sebagai pengusaha besar yang bakal bangun gedung pencakar langit di Batam

Resmi mengundurkan diri dari PT Dirgantara Indonesia pada 2002, Ilham kemudian terlibat pengelolaan bisnis Grup Ilhabi Rekatama. Untuk memantapkan diri di dunia usaha itu, Ilham memutuskan kembali menimba ilmu manajemen di Chicago Booth School of Business Singapore Campus, sembari menjalankan perannya sebagai wirausahawan. Hingga pada akhirnya, Ilham sukses membuat perusahaan tersebut semakin maju.

Bakal bangun megasuperblok Meisterstadt Batam [sumber gambar]

Salah satu proyek besar yang kini dikerjakan adalah pembangunan mengembangkan megasuperblok Meisterstadt Batam. Melalui perusahaan patungan PT Pollux Barelang Megasuperblok atau dikenal dengan Pollux Habibie International akan berinvestasi US$ 1 miliar atau setara dengan Rp 14 triliun (kurs Rp 14.000). “Proyek ini merupakan hasil dari visi Habibie untuk menciptakan integrated vertical city yang terinspirasi dari standar kemajuan negara Jerman,” kata Ilham yang merupakan Honorary Chairman Pollux Habibie International.

BACA JUGA: R80, Pesawat Canggih Indonesia Buatan Habibie yang Laris Dipesan Maskapai Dalam Negeri

Sama seperti sang ayah, Ilham Habibie juga sempat berkiprah dan membantu kemajuan dunia penerbangan di Indonesia. Kiprahnya di dunia penerbangan akan dinanti lewat proyek R-80 yang telah digagas sebelumnya. Selain itu, ia juga sukses memajukan perusahaan keluarga dan membuatnya menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia. tak salah bisa sosok Ilham Akbar Habibie adalah salah satu figur pengusaha besar di Indonesia.