Beberapa waktu yang lalu, berita mengenai renovasi kembali gedung DPR nusantara I berhasil menarik perhatian para netizen. Ya, rupanya usulan itu dilatarbelakangi karena bangunan tersebut mengalami kemiringan mencapai 7 derajat. Namun demikian, ada pro dan kontra mengenai usulan tersebut dan pastinya masing-masing memiliki alasan yang logis.
Terlepas dari usulan renovasi, rupanya ada beberapa keunikan yang ada pada gedung DPR yang berdiri itu. Mulai dari kemegahan yang luar biasa hingga arsitektur yang super unik. Bisa dibilang hanya gedung DPR satu-satunya bangunan yang seperti itu. Penasaran dengan keunikannya, simak ulasan berikut.
Gedung DPR miring dan butuh direnovasi
Salah satu berita yang heboh akhir-akhir ini adalah tentang kemiringan yang ada pada gedung DPR Nusantara I. Ya, rupanya kemiringan pada gedung tersebut sudah mencapai 7 derajat, sehingga perlu diperbaiki. Namun beberapa pihak menolak usulan tersebut karena karena beberapa hal. Salah satunya, kemiringan pada gedung DPR tidak mungkin sebesar itu atau dengan kata lain, salah hitung.
Pesona megah banggar anggota dewan
Sedangkan di gedung nusantara II, terdapat sebuah banggar mewah sebagai tempat rapat para anggota dewan. Namun ternyata bangunan ini punya keistimewaan sendiri loh. Ya, semua barang yang ada di raungan banggar rupanya impor semua. Mulai dari kursi dari Jerman, lampu dari Belanda, TV dari Korea hingga karpet pun sengaja dibeli dari Amerika.
Struktur bangunan gedung DPR yang sangat unik
Salah satu ikon bangunan populer di Jakarta selain monas ya gedung DPR ini. Ya, jika dilihat dari bentuknya, memang terlihat sangat unik. Bentuk atap yang seolah sayap, membuat bangunan ini sangat berbeda dengan gedung pemerintahan lainnya. Usut punya usut, bentuk unik dari atap gedung DPR ini sebenarnya merupakan ide dari seorang arsitek bernama Soejoedi dan Nurpontjo.
Pemandangan Indah saat rapat tahunan
Ada yang berbeda jika kita datang ke gedung DPR saat adanya rapat tahunan. Ya, di pintu, kursi, bahkan hingga lantai pun dihiasi oleh bunga-bunga indah. Ya, semua itu sengaja dilakukan untuk menyambut kedatangan para DPR, MPR dan DPD yang akan melakukan rapat bersama untuk membahas kebijkan di Indonesia setiap satu tahun sekali.
Terlepas dari jadi atau tidaknya mengenai renovasi gedung DPR, kita selalu berharap yang terbaik. Namun demikian, mesti perlu dilakukan peninjauan yang mendetail, pasalnya ada uang rakyat dalam perenovasian gedung tersebut. Ketimbang nantinya salah hitung.