in

Dorman Borisman, Sosok Hansip di Film Suzanna yang Dirindukan Generasi 80-an dan 90-an

Nostalgia film-film jadul di masa lalu memang tidak ada habisnya. Hingga beranjak era millenial pun, baik tayangan maupun bintang yang menjadi pemeran di dalamnya, senantiasa dirindukan oleh generasi lintas zaman. Salah satunya sosok Dorman Borisman yang bermain di film misteri Suzanna dan komedi yang dibesut Warkop DKI. Di sana, ia memilik peran yang beragam.

Hingga kini, Dorman masih aktif menggeluti di bidang seni peran yang telah membesarkan namanya. Laman poskotanews.com menuliskan, ia masih terliat di beberapa bidang kesenian seperti film, sinetron, hingga mengelola dan bermain teater. Bagaimana perjalanan karir aktor legendaris ini? Simak ulasan berikut.

Dikenal lewat peran kocaknya di film Suzanna dan Warkop DKI

Bagi mereka yang tumbuh besat di era 80-an hingga 90-an, sosok Dorman akrab dikenal dengan peran kocaknya di beberapa genre film. Seperti menjadi hansip bersama alm Haji Bokir dan detektif swasta di film Warkop DKI yang berjudul Manusia 6 Juta Dollar. Bisa dibilang, namanya mulai diperhitungkan pada tahun 1981 saat dirinya sukses beradu akting dengan trio Dono, Kasino, dan Indro.

Laris menjadi peran pembantu di berbagai genre film

Berperan sebagai hansip di film Suzanna [sumber gambar]
Memulai karir profesional di tahun 1974, pria kelahiran Jakarta, 5 Februari 1951 ini tergolong sukses sebagai peran pembantu di setiap film yang dibintanginya. Meski tak mendapatkan kesempatan sebagai pemeran utamanya, nama Dorman tetap diperhitungkan karena bermain dengan aktor-aktris besar di zamannya. Laman poskotanews.com menuliskan, nama-nama seperti Suzanna, Roy Marten, Yenny Rachman, Joice Erna, Yatie Oktavia, Lidya Kandou, Rano Karno dan Ria Irawan.

Sempat melakoni profesi sebagai penjual mie ayam dan supir bemo

Aktor yang laris sebagai pemeran pembantu di banyak film laris [sumber gambar]

Selain di dunia perfilman nasional, tak mengurangi kiprah Dorman untuk membesarkan dunia teater yang melekat pada dirinya sejak tahun 1971. Dari sana ia sempat mengembangkan talenta seninya selain dunia seni peran. Pada sebuah video wawancara dengan dirinya, pria bernama asli Kardiman Dorman Borisman itu juga pernah menjajal profesi di bidang lukis, musik hingga menciptakan puisi. Bahkan seperti yang dikutip dari laman poskotanews.com, Dorman juga pernah menjadi pengasong lukisan di Ubud, pedagang ayam dan sopir bemo di Jakarta sebagai caranya untuk tetap berkreativitas di dunia teater.

Ayah dari komika terkenal yang masih eksis di dunia hiburan tanah air

Dorman juga dikenal masih eksis bermain di film masa kini, seperti 9 Naga (2006), Serdadu Kumbang (2011), Garuda di Dadaku 2 (2011) dan Brandal-Brandal Ciliwung (2012). Di ranah sinetron, ia juga membintangi Saras 008, Tukang Bubur Naik Haji, Tukang Bubur Naik Haji The Series dan Patriot.

BACA JUGA: Mengenang Haji Bokir, Sosok Jenaka yang Legendaris Bagi Generasi 80-an dan 90-an

Berkat rekam jejaknya yang cemerlang di dunia hiburan tanah air, Dorman Borisman termasuk sosok legendaris yang hingga kini masih aktif berkiprah di dunia seni peran. Meski sepanjang karirnya tidak mencicipi porsi sebagai pemeran utama, Dorman sukses mengukir namanya sebagai figur aktor lintas zaman yang sukses di Indonesia. Hebat ya Sahabat Boombastis.

Written by Dany

Menyukai dunia teknologi dan fenomena kultur digital pada masyarakat modern. Seorang SEO enthusiast, mendalami dunia blogging dan digital marketing. Hobi di bidang desain grafis dan membaca buku.

Leave a Reply

Mengapa Nagita Slavina Selalu Dapat Pembelaan Netizen Meski Dirinya Lakukan Kesalahan?

4 Sinema Televisi yang Jadi Tontonan ‘Fardu Ain’ Sebelum Ada Hp Canggih