Apakah Sahabat Boombastis hobi mendengar musik Rock? Jika jawabannya adalah “Ya”, ada baiknya mempertimbangkan penelitian yang dilakukan oleh sejumlah ilmuwan yang dipublikasikan di onlinelibrary.wiley.com dalam jurnal Ecology and Evolution. Penelitian ini mungkin akan membuatmu sedikit mengurangi intensitas mendengarkan si musik jedag jedug tersebut.

Jadi dalam studi ilmiah yang dilakukan, sampel penelitian menggunakan beberapa band rock legendaris dunia seperti AC/DC, Guns N’ Roses, dan Lynyrd Skynyrd. Hasilnya ternyata cukup mengejutkan. Suara gahar yang terdengar dari setiap lagu-lagunya, ternyata dapat mempengaruhi bagaimana perilaku seekor hewan dan sebuah tumbuhan.

Musik rock membuat mahkluk hidup sekarat [sumber gambar]

Sejumlah kepik dijadikan sebagai kelinci percobaan untuk dipapar dengan suara bising dari musik rock. Pengujian tersebut hendak memperlihatkan, bagaimana dampak lagu keras mempengaruhi cara serangga tersebut mengonsumsi kutu daun, hama yang menyerang tanaman kedelai. Tak hanya musik rock, irama bergenre country, folk, dan juga suara khas perkotaan seperti klakson mobil juga diperdengarkan pada kepik.

Hasil yang cukup mengejutkan! [sumber gambar]

Saat musik folk dan yang lainnya mengalun, tidak ada perilaku perubahan pada kepik. Berbeda dengan irama rock, lagu keras tersebut membuat nafsu makan serangga itu menurun. Padahal, semua suara yang digunakan mempunyai kekuatan sebesar 95 hingga 100 desibel atau setara kebisingan mesin pemotong rumput.

Perbandingan tingkat kerusakan yang timbul [sumber gambar]

Tak hanya kepik, tanaman kedelai yang dipapar dengan musik rock juga mengalami penurunan pertumbuhan sebesar 25 persen. Itu baru sebatas pengujian terhadap hewan dan tumbuhan. Belum terhadap berjuta-juta dari mereka yang hobi mendengarkan musik rock.

Rawan terkena dampak negatif [sumber gambar]

Polusi suara dapat mengganggu kontrol biologis,” kata Barton dilansir Newsweek. Brandon Barton selaku peneliti utama menegaskan, musik rock terbukti menimbulkan polusi suara yang berdampak pada lingkungan. Penyebabnya ternyata berada ada suara bass yang berat dalam musik keras tersebut.

Getaran bass, dapat memicu dapat menimbulkan respons anti-predator yang menyebabkan gangguan pada hewan untuk mendeteksi mangsanya. Terbukti seperti kepik di atas, nafsu makannya langsung merosot karena sensor penginderaannya terpapar suara bising dari musik rock.

Illustrasi kepik [sumber gambar]

Lalu, bagaimana dampaknya untuk manusia? Berdasarkan hasil riset yang dipublikasikan pada dalam Journal of Academy of Marketing Sciences, volume musik ternyata mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap detak jantung dan gairah seseorang. Hal ini juga berdampak pada pola pemesanan makanan mereka. Apakah termasuk jenis yang sehat untuk dikonsumsi atau malah sebaliknya.

Alunan jenis musik tang menstimulasi otak [sumber gambar]

Sebuah eksperimen yang dilakukan oleh Dipayan Biswas, profesor pemasaran di University of South Florida’s Muma College of Business dan koleganya, melakukan uji coba di sebuah kafe untuk mendapatkan sampelnya. Mereka menggunakan beragam aliran musik, termasuk rock, yang diset dengan tingkat kebisingan 55 dan 70 desibel.

Ilustrasi kafe [sumber gambar]

Sebelumnya, tim tersebut juga telah mengkategorikan makanan yang sehat, tidak sehat dan netral. Hasilnya ternyata cukup mengejutkan. Saat musik bergenre menenangkan, 42 persen memesan makanan yang tidak sehat. Hasil yang berbeda terdapat pada irama rock. Sebanyak 52 persen memilih penganan yang tidak sehat.

Berpengaruh terhadap jenis makanan yang dipesan [sumber gambar]

Efek yang ditimbulkan pada musik lembut dan cenderung menenangkan, membuat seseorang sadar tentang makanan dan jenisnya yang dibeli. Namun sebaliknya, irama keras pada nada rock, cenderung meningkatkan stimulasi dan stres. Pada penelitian di atas, mereka yang terpapar musik cadas tersebut banyak yang memesan burger atau makanan cepat saji nir-sehat.

BACA JUGA: 5 Aliran Musik Aneh di Dunia, Beberapa di Antaranya Bisa Bikin Kamu Pusing

Semua tergantung pilihan masing-masing ya Sahabat Boombastis. Berkaca dari artikel di atas, ada baiknya jika kita mempertimbangkan musik yang didengar. Terlebih volume bising dari musik, terutama lagu rock yang terus menerus diputar, juga tidak baik bagi kesehatan telinga.