Siapa yang tak bangga dengan kesuksesan Muhammad Lalu Zohri menjadi manusia tercepat di kawasan Asia Tenggara? Keberhasilannya menjuarai perlombaan atletik U-20 yang diselenggarakan di Finlandia, menuai simpati dan decak kagum seluruh masyarakat Indonesia. Tak banyak yang tahu, ada pula sosok penting di balik kemenangannya yang sangat gemilang tersebut.

Dia adalah Bob Hasan. Seorang pejabat pemerintah, sekaligus usahawan besar yang sangat disegani di era Orde baru. Sepak terjangnya di dunia bisnis dan politik pun tidak main-main. Bisa dibilang, Bob Hasan mempunyai pengaruh yang besar. Terutama di lingkaran pemerintahan Soeharto. Meski saat ini namanya tak lagi eksis, masa lalu pria yang sempat menjadi raja kayu Indonesia ini sangat menarik untuk disimak.

Dikenal sebagai “Raja Hutan” Indonesia

jadi orang terdekat Presiden Soeharto [sumber gambar]
Selain pernah menjabat sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan di era Orde Baru. Bob Hasan juga dikenal sebagai pengusaha perkayuan terbesar pada saat itu. kedekatannya dengan rezim Soeharto, membuat bisnis Bob Hasan semakin menggurita. Hal ini berkaitan dengan perijinan Hak Perambahan Hutan (HPH) yang konon di monopoli olehnya. Alhasil, julukan Raja Hutan pun disematkan pada dirinya.

Anak Angkat Jendral Gatot Subroto

Sempat jadi anak angkat Jenderal Gatot Soebroto [sumber gambar]
Tak banyak yang tahu, Bob Hasan merupakan anak angkat dari Jendral Gatot Subroto. Maka tak heran, keluarga Cendana pun menaruh hormat yang sangat tinggi pada dirinya. Jenderal Gatot sendiri, merupakan kawan karib dari Soetedjo. Ayah kandung Bob Hasan. Sebagai anak juragan tembakau sekaligus putra angkat seorang Jenderal besar Indonesia, Bob Hasan pun dengan mudah mendapatkan akses khusus di era Soeharto. Termasuk memperbesar bisnisnya.

Sempat tersandung kasus korupsi

Bob Hasan sempat dipenjara karena kasus korupsi [sumber gambar]
Pria kelahiran Ngadiredjo, Jawa Tengah tanggal 24 Februari 1931 ini sempat berurusan dengan hukum karena korupsi. Dilansir dari nasional.tempo.com, Bob sebagai pemegang saham Mapindo terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi dan merugikan negara senilai US$ 243 juta. Dalam sidang yang berlangsung selama delapan jam itu, Bob dinyatakan terbukti melanggar pasal 1 ayat 1 sub a UU No 3/1971. Alhasil ,dirinya pun divonis dua tahun penjara plus denda sebesar Rp 15 juta dan ganti rugi sebesar Rp 14 miliar serta dijatuhi hukuman subsider tiga bulan.

Melatih keterampilan membuat batu akik di LP Nusakambangan

Tekuni kerajinan batu akik di penjara [sumber gambar]
Karena korupsi yang dilakukannya, Bob pun dikirim ke LP Nusakambangan. Bukan tanpa alasan. Pemindahan Bob akan memberi kepuasan pada kalangan anti-Orde Baru. Terutama karena citra penjara itu yang menyeramkan. Untuk mengisi hari-harinya, Bob Hasan menekuni kerajinan batu akik selama menjalani masa tahanan.

Jasa besar di balik kesuksesan Lalu Muhammad Zohri

Berjasa besar di balik kesuksesan Lalu Muhammad Zohri [sumber gambar]
Kesuksesan Lalu Muhammad Zohri juga tak lepas dari dukungan moril Bob Hasan pada dirinya. Tanpa sang ketua pengurus besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) berusia 87 tahun itu, Zohri mungkin tidak akan pernah mendapatkan segala sorotan seperti yang didapatkannya saat ini.

Saya menyampaikan kepada CdM (Chef de Mission/CdM) agar tidak memuji Zohri. Nanti besar kepala dia, kalau udah begitu, dia gugup bisa kalah. Jadi, biasa-biasa saja,” kata Bob Hasan seperti yang dikutip berbagai media masa.

Nama Bob Hasan mulai mencuat, seiring keberhasilan Lalu Muhammad Zohri menorehkan juara di lomba lari. Meski sempat dipenjara dan dibenci oleh mereka yang anti terhadap orang-orang Orde baru. Bob Hasan menebusnya dengan ikut memperhatikan perkembangan atlet muda di bidang olahraga. Salah satu bentuk suksesnya adalah membina Lalu Muhammad Zohri hingga mengharumkan nama bangsa.