Aksi keji seorang ABG perempuan berinisial NF yang membunuh seorang balita di Sawah Besar, Jakarta Pusat memang bikin miris sekaligus mengundang rasa geram. Namun, ada yang lebih mengejutkan lagi karena peristiwa tragis itu dilatarbelakangi oleh berbagai hal. Salah satunya adalah pengaruh ‘sosok iblis’ yang menjadi karakter dalam film horor.
Pelaku yang masih berusia 15 tahun itu mengaku bahwa dirinya terinspirasi dari tokoh Chucky, yang merupakan sosok boneka hidup haus darah di film horor Child’s Play. Tak hanya itu, tindakan yang dilakukannya juga terkuak lewat beberapa sketsa menyeramkan yang dibuatnya.
Bocah pembunuh balita yang terinspirasi dari sosok Chucky dan Slenderman
Peristiwa pembunuhan yang dilakukan NF terhadap balita Sawah Besar, Jakarta Pusat ternyata terinspirasi dari tayangan film horor yang selama ini ditontonnya, yakni boneka hidup Chucky dan Slenderman. Karakter pertama merupakan figur dalam film horor Child’s Play yang terkenal di tahun 1988. Tayangan tersebut banyak mengandung kekerasan lantaran arwah dari sosok pembunuh yang masuk ke dalam sebuah boneka.
Sketsa misterius yang juga berhasil dikuak oleh pihak kepolisian
Selain terinspirasi dari kedua karakter ‘iblis’ di atas, polisi juga berhasil menemukan beberapa sketsa tangan yang dibuat oleh NF. Gambar-gambar tersebut mengindikasikan bahwa pelaku pembunuhan balita itu memang terobsesi dengan sesuatu yang berbau kekerasan. Salah satunya ada pada gambar ‘wanita terikat’ yang disebut sebagai bondage.
Punya emosi labil dan kerap menyiksa binatang
Pelaku NF pada saat kejadian diketahui memiliki hasrat untuk membunuh yang tak tertahankan. Bahkan dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa gadis yang masih duduk di bangku SMP itu memang memiliki keinginan yang besar untuk menghilangkan nyawa seseorang. Selain itu, NF juga kerap melempar kucing dari lantai 2 rumahnya jika emosinya sedang labil.
BACA JUGA: 5 Kasus Kekerasan dan Pembunuhan Keji Terhadap Anak-anak Indonesia
Usai membunuh balita yang menjadi korbannya, NF yang masih duduk di bangku SMP itu kemudian menyerahkan diri ke pihak kepolisian. Dari sana, terkuaklah pembunuhan keji tersebut, di mana mayat sang bocah selama ini disimpan di dalam lemari usai dicekik hingga lemas. Gimana menurutmu Sahabat Boombastis?