Menjadi dokter mungkin jadi impian sebagian orang, pasalnya selain bisa menolong orang juga bayaran yang diterima pun luar biasa. Namun demikian ada perjuangan yang mesti dilewati, mulai dari sekolah yang lama hingga biayanya yang tidak biasa. Oleh sebab itu pekerjaan ini jadi profesi yang lumayan langka.
Bicara soal dokter, di Sudan Selatan sana ada sosok yang menjalani profesi serupa namun menggunakan alat yang tidak biasa. Bayangkan saja mulai dari onderdil hingga mesin jahit pun digunakan. Lalu kenapa bisa seperti itu? Simak ulasan berikut.
Dokter yang pakai onderdil untuk operasi pasien
Umumnya seorang dokter diwajibkan untuk memakai peralatan super aman dalam mengoperasi dan merawat pasiennya. Namun siapa sangka salah satu dokter di Sudan Selatan memakai barang tak biasa untuk menyembuhkan orang. Bayangkan saja mulai dari onderdil mobil hingga kail pancing pun digunakan oleh beliau. Dialah Dr Evan Atar Adahar yang memiliki cara yang tak biasa itu.
Semua dilakukan karena keadaan konflik
Bukan tanpa alasan Dr Evan melakukan semua itu, pasalnya kondisi di sana juga yang tidak menguntungkan. Bagaimana tidak, negara Sudan Selatan sendiri baru merdeka tahun 2011 sehingga tentu bakal ada banyak konflik untuk sebuah negara baru. Salah satunya adalah peperangan antaran tentara nasional dengan front pembebasan yang tentu banyak menelan korban.
Menjadi dokter di Sudan Selatan taruhannya nyawa
Ternyata tidak sembarangan menjadi dokter seperti Evan, pasalnya dengan keadaan seperti itu nyawa bisa saja jadi taruhan. Sudah banyak masalah yang dihadapi oleh Evan ini, salah satunya saat tentara datang menuju rumah sakitnya. Berbagai ancaman pun juga sempat dirinya terima, namun semua dapat berakhir dengan baik-baik saja karena Evan menjelaskannya dengan baik.
Untuk perjuangannya, penghargaan tertinggi diterimanya
Seperti yang diketahui kalau Dr Evan dalam bekerja menyelamatkan nyawa seseorang juga mempertaruhkan keselamatannya sendiri. Oleh sebab itu sudah sepantasnya gelar penghargaan diberikan kepada dirinya. Alhasil penghargaan tertinggi dari PBB pun diserahkan pada pahlawan yang tak berjubah ini.
BACA JUGA: 4 Dokter Indonesia Ini yang Rela Hidup Miskin Demi Menggratiskan Pasiennya
Dokter di Sudan Selatan ini menunjukkan bagaimana sosok pahlawan sesungguhnya. Tak perlu memiliki kekuatan super atau benda ajaib, namun semangat dalam menolong orang yang kesusahan. Tentunya kita berharap akan ada dokter Evan-Dokter Evan yang lain yang peduli sesama.