Siapa yang tak patah hati jika ditinggal sang kekasih yang lama dinanti jadi pasangan seumur hidup? Impian bersanding dengan pujaan hati, memiliki anak-anak bersama, hingga bersama sampai kakek-nenek sudah ada di angan-angan. Sayang, terkadang apa yang diimpikan tak selalu jadi kenyataan. Seperti yang dialami oleh seorang pria yang videonya viral di Tiktok beberapa waktu lalu.
Ia menjalani hubungan jarak jauh, atau long distance relationship (LDR), dengan sang kekasih selama 5 tahun. Tapi bukan pernikahan yang ia dapatkan, melainkan ending yang ambyar. Seperti apa kisah cinta yang viral ini?
Tak keberatan kerja penuh peluh meski sedang LDR
Raka Fathoni dalam video yang ia buat, menceritakan perjalanan kisah cintanya bersama sang kekasih. Mereka menjalani LDR selama 5 tahun, keduanya pun hanya bisa bertemu dua bulan sekali karena berada di kota yang berbeda. Namun itu tidak membuat rasa sayang Raka luntur. Justru ia bersemangat kerja agar segera bisa meminang gadis idaman.
Bela-belain KPR rumah, renovasi sesuai keinginan sang kekasih
Pria ini menceritakan kalau kerja kerasnya, membuat dirinya mampu mengambil rumah dengan cara KPR. Ia menantikan bisa tinggal di sana bersama sang kekasih setelah menikah nanti. Dan untuk membahagiakan kekasihnya pun, Raka merenovasi rumah ini sesuai dengan selera dan keinginan sang kekasih.
Tak ada kabar, sang kekasih datang hanya dengan permintaan maaf
Pria ini kemudian menceritakan, bahwa suatu ketika sang kekasih sangat lambat dalam membalas pesan. Bahkan telepon pun tidak diangkat. Dalam pesannya, Raka sempat cemas kalau-kalau ada hal buruk yang menimpa kekasihnya. Yang terjadi justru sebaliknya, sang kekasih akhirnya membalas pesan dari Raka, namun ia justru meminta maaf.
BACA JUGA: Ada Pria Ditinggal Nikah Setelah Pacaran 5 Tahun, Ini Ciri Kalau Kamu Jagain Jodoh Orang
Pada akhir videonya, Raka mengatakan sudah ikhlas dan menerima keputusan mantan kekasihnya tersebut, meski harus dijalani dengan berat. Ia pun minta didoakan yang terbaik untuk dirinya serta mantan kekasihnya. Ya, patah hati memang berat terlebih bagi mereka yang telah memperjuangkan dengan sangat keras. Meski begitu, selalu ada hari yang cerah setelah hujan badai, bukan?