Hari ini terlihat wajah-wajah cerah para buyer yang tengah cemas menunggu konfirmasi barang mereka datang. Bagaimana tidak cerah, pada Harbolnas kemarin diskon barangnya memang gila-gilaan, bahkan ada yang sampai 99 persen. Tapi, jangan buru-buru merasa beruntung, karena diskon yang luar biasa gede itu ternyata banyak yang diplintir.
Ya, kemarin heboh sekali para buyer mencerca para penyedia situs e-commerce Indonesia gara-gara memberikan diskon abal-abal yang bikin gregetan. Bahkan bisa dibilang tak masuk akal. Salah satu contohnya adalah Lazada. Situs belanja terbesar di Indonesia ini kemarin memajang produk popok bayi dengan harga Rp 93 ribuan, setelah sebelumnya kena diskon hampir 100 persen dari harga awalnya Rp 130 jutaan.
Faktanya memang ngawur, harga popok tersebut aslinya tidaklah gila seperti itu. Pada display yang lain, ditunjukkan jika popok ini ‘hanya’ dibanderol sekitar Rp 934 ribu. Tetap bikin geleng-geleng sih dengan harga popok polkadot yang hampir sejuta, tapi yang ini bolehlah dibilang agak logis.
Trik ini sebenarnya sudah lama jika kamu adalah pengamat fenomena diskon abal-abal. Pertama, harga asli dinaikkan segila mungkin kemudian didiskon bombastis agar kesannya sangat murah. Yang jelas ini adalah trik licik untuk menjual sebuah produk. Menurut ketua YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia), Tulus Abadi, diskon tak masuk akal tersebut sangat tidak masuk akal, “Itu bohong, masa ada 90 persen, enggak logis,” ungkapnya.
Mengenai diskon gila tersebut akhirnya pihak manajemen Lazada pun angkat bicara. CEO Lazada, Magnus Ekbom, meminta maaf akan kejadian ini. Pihaknya mengaku lalai dalam melakukan kontrol sehingga banyak seller nakal yang berbuat demikian. “Kami memohon maaf untuk hal ini dan kami akan terus memastikan untuk meningkatkan proses kontrol kualitas,” ungkap Magnus.
Be smart buyer, jangan terkecoh dengan diskon gila tapi mendapatkan barang yang sebenarnya malah lebih mahal dari aslinya. Kroscek dengan harga toko asli sebelum memutuskan untuk membeli secara online di situs tertentu. Meskipun demikian, Harbolnas kemarin tidak semua isinya seller curang yang menaikkan harga dan kemudian mendiskonnya gila-gilaan, ada yang memang benar-benar memberikan potongan harga asli yang menggiurkan.