in

4 Alasan Logis Mengapa Debat Capres Tidak Perlu Dilakukan

Memancing perdebatan dua kubu [Sumber gambar]

Sebagai seorang yang akan menjadi pemimpin sebuah negara, tentu pembuktiannya tak hanya cukup dengan berkampanye dan turun melihat kehidupan rakyat kecil. Ke depannya akan ada banyak masalah yang terjadi di Indonesia, pemimpin juga dituntut untuk bias memecahkan segala macam problem tersebut. Di sinilah peran debat capres dianggap penting.

Adu argument yang lebih mengarah ke problem solving ini menjadi agenda tahunan yang wajib ada selama pesta demokrasi. Namun, perdebatan tersebut kadang tidak melulu penting sehingga bias dihilangkan saja. Alasannya? Simak ulasan Boombastis.com berikut.

Capres cawapres sudah mengetahui pertanyaan yang akan ditanyakan

Sudah diberi kisi-kisi pertanyaan [Sumber gambar]
Meskioun tajuknya debat, layaknya kisi-kisi soal saat kita duduk di bangku sekolah dulu, debat capres ini menggunakan formula yang sama. Sebelum maju ke meja perdebatan dan face to face dengan rivalnya, kedua paslon akan diberikan pertanyaan yang sudah disiapkan sejak jauh-jauh hari. Hal ini sempat menuai protes dari netizen, menurut mereka apa gunanya berdebat kalua sudah tau pertanyaannya. Tak ada bedanya dong dengan membacakan puisi di depan para hadirin.

Masalah yang diajukan hampir sama setiap tahun

Masalah yang dihadapi setiap tahun sama saja [Sumber gambar]

Debat presiden kali ini akan membahas tentang isu Hukum, HAM, Terorisme dan Korupsi. Debat ini juga akan ditayangkan secara live di empat stasiun televisi, yaitu TVRI, Kompas TV, RRI, dan RTV. Nah, permasalahannya hampir setiap ada debat capres yang dipermasalahkan ya itu-itu saja. Netizen menilai bahwa beberapa materi yang ada di atas adalah masalah klasik yang tak kunjung ada solusinya. Tapi, ya semoga tahun ini, siapapun yang terpilih dan duduk di kursi kepresidenan mampu menyelesaikan problem di atas, sehingga debat yang akan berlangsung malam ini enggak sia-sia belaka.

Memancing dua buah kubu untuk bertarung pasca debat

Memancing perdebatan dua kubu [Sumber gambar]
Apa hal yang paling disukai oleh netizen zaman now? Ya, debat. Hampir setiap hari dalam kehidupan kita sudah disuguhi dengan perdebatan, dari hal kecil seperti warna baju mana yang harus dipakai hingga masalah krusial. Jauh sebelum adanya debat ini, kedua buah kubu sudah bertarung dan mencari titik lemah dari rival paslon yang mereka dukung. Pastinya Setelah debat hal tersebut tambah akan memanas karena netizen punya bahan untuk kembali dibicarakan. Benar seperti itu?

Netizen kadang sudah memprediksi tanpa harus ada debat

Calon Presiden Indonesia [Sumber gambar]
Baik kubu Pak Jokowi atau Pak Prabowo, keduanya punya pendukung, program unggulan, visi misi, ataupun cita-cita mulia untuk Indonesia yang lebih baik seandainya mereka terpilih menjadi presiden nanti. Hal tersebut secara jelas-jelas sudah dicicil perlahan melalui kampanye dan blusukan untuk mengambil hati rakyat. Nah, debat capres yang akan diadakan ini sebagai penguat saja, meyakinkan bahwa mereka memang layak menjadi orang nomer satu di Indonesia. Sejak nama capres-cawapres menjadi calon hingga sekarang, netizen tentu sudah bisa mengira-ngira bukan siapa yang kira-kira akan memenangkan pemilu April mendatang?

BACA JUGA: Debat Panas Jelang Pilpres 2019, 5 Hal Positif Ini Bisa Kita Lakukan Untuk Meredam Tensi

Kira-kira itulah yang membuat debat capres ini bisa saja dihilangkan. Ya, seperti yang netizen bilang ‘sekali-kali duduk bareng buat musyawarah jangan berdebat terus, capek soalnya’. Tetapi karena sudah menjadi kesepakatan, mau tak mau semua tetap bisa menyaksikan debat ini nanti malam. Ingat, yang berdebat hanya mereka, kita jangan ikutan menyulut permusuhan ya Sahabat.

Written by Ayu

Ayu Lestari, bergabung di Boombastis.com sejak 2017. Seorang ambivert yang jatuh cinta pada tulisan, karena menurutnya dalam menulis tak akan ada puisi yang sumbang dan akan membuat seseorang abadi dalam ingatan. Selain menulis, perempuan kelahiran Palembang ini juga gemar menyanyi, walaupun suaranya tak bisa disetarakan dengan Siti Nurhalizah. Bermimpi bisa melihat setiap pelosok indah Indonesia. Penyuka hujan, senja, puisi dan ungu.

Leave a Reply

Ramai #10yearschallenge, Begini Kiprah Ronaldo dan Messi 10 Tahu Lalu Siapa yang Terhebat?

Perbandingan Resimen Cakrabirawa Sukarno dan Jokowi Angels, Siapa yang Lebih Gahar?