Nama Via Vallen tentu sudah tak asing lagi di telinga kita. Penyanyi asal Sidoarjo ini populer setelah lagu ‘Sayang’ yang merupakan dangdut koplo disukai dan dicover oleh banyak orang. Tak butuh waktu lama untuk Via dinobatkan sebagai ratu koplo oleh netizen.

Via Vallen juga kerap mengisi berbagai acara di televisi, berpindah dari satu panggung ke panggung yang lain. Tak hanya itu, setiap lagu yang ia cover dan unggah di kanal YouTube Via Vallen Official juga selalu laris manis bak kacang goreng dan pasti menjadi trending. Nah, masalahnya adalah Via kerap dinyinyiri netizen perihal cover-mengcover ini.

Kalau kalian berkunjung ke YouTube channel milik Via Vallen, maka di samping lagunya sendiri, ada banyak sekali lagu-lagu cover, entah itu dari musisi dalam negeri ataupun luar negeri. Bahkan, setiap ada lagu yang enak di telinga, netizen langsung bilang ‘jangan sampai Via Vallen cover lagu ini’ serta komentar julid lain. Selain ratu koplo, ia juga dijuluki ‘ratu cover’.

View this post on Instagram

Inii buat temen2 vyanisty dan semua penggemar koplo, request an Senorita versi koplo sudah bisa dinikmati di youtube “ Via Vallen Official “ yaaaa ♥️ fyi ini syutingnya kemaren sore di jogja dan paginya udh langsung bisa proses upload thankyou buat semua team gercep yg terlibat 😍 Pokoknya selama coveranku masih suka dinikmati oleh temen2 vyanisTy dan semua penggemar musik yg menghargai musik dangdut koplo, aku bakalan terus cover ga peduli komentar buruk dr orang yg bisanya cuma nyari celah doang ( di saat lagu original dr Via keluar pada tutup mata tapi di saat lagu cover yg keluar pada ngegas pake bahasa yg ga karu2an 🤣 ) Sejauh ini aku mulai bisa enjoy dengan segala nyinyiran oknum2 itu ( yg kalo nyinyir nunggu pas via cover padahal klo yg lain cover adem2 bae 🤪 ) So, bukan covernya yang jd masalah sebenernya… tapi hati mereka yang bermasalah sama sosok VIA nya 😊 ya udahh selamat menikmati lagunya yaa teman temaan ♥️ #senorita #senoritakoploversion

A post shared by Via Vallen (@viavallen) on

Perihal cover lagu ini pula, Via Vallen pernah berseteru hebat dengan Jerinx ‘SID’. Jerinx mengatakan kalau Via Vallen tak tau makna sebenarnya terkait lagu ‘Sunset di Tanah Anarki’, makanya Via dinilai tak layak membawakan lagu tersebut. Terkait dengan komentar dan nyinyiran tersebut Via memberanikan diri untuk buka mulut.

“Pokoknya selama coveranku masih suka dinikmati oleh temen2 vyanisTy dan semua penggemar musik yg menghargai musik dangdut koplo, aku bakalan terus cover ga peduli komentar buruk dr orang yg bisanya cuma nyari celah doang,” tulis Via di salah satu postingan video di instagramnya. “Sejauh ini aku mulai bisa enjoy dengan segala nyinyiran oknum2 itu” tambahnya lagi.

Via Vallen [sumber gambar]
Baru-baru ini, Via juga mengupload sebuah foto yang menampilkan dirinya dengan gaya casual. “Jadilah suara, bukan gema 🍂,” begitu caption yang ditambahkan pada foto tersebut. Ternyata masih ada saja nih netizen yang nyinyir dan menjawab dengan “jadilah pencipta bukan pengover karya”. Komentar ini ternyata dibalas dengan menohok oleh Via Vallen. Ia mengatakan kalau basicnya memang menyanyi bukan menciptakan lagu, tapi meski begitu sudah ada tiga lagu yang ia release secara mandiri.

“Waaahhh basic saya kan penyanyi mas bukan pencipta laguu 🤣 bedain dong mana penyanyi mana pencipta lagu 😉✌🏻 eh tapi alhamdulillahh biar penyanyi dangdut saya udah bisa release 3 lagu ciptaan sy sendiri, pokoknya do’ain sy bisa makin pinter nyiptain lagu sendirinya yaa mas 🙏🏻,” balas Via di kolom komentar.

Via Vallen [sumber gambar]
Balasan Via Vallen inipun mendapat dukungan dari para penggemar. Banyak dari mereka yang mendukung Via Vallen untuk tetap berkarya. Bahkan banyak dari para fansnya yang mendukung Via untuk tetap dan terus berkarya.

BACA JUGA: Inilah 5 Alasan Kenapa Kamu Patut Berbangga Hati Jadi Fans Berat Via Vallen

Jadi untuk netizen semua yang sering berkomentar tentang cover yang dilakukan oleh Mbak Via, sudah tau kan sekarang mengapa covernya laris manis, karena Via enggak pernah peduli apapun komentar kalian, yang penting tetap berkarya.