in

WhatsApp Rawan Terkena Penyadapan, Beginilah Cara untuk Menghindarinya

WhatsApp akhir-akhir ini dikelilingi oleh berita yang menyangkut tentang penyadapan. Konon kabarnya, aplikasi chat satu ini ternyata bisa diretas oleh beberapa perangkat lunak tambahan. Dilansir dari merdeka.com, kalau aplikasi penyadap yang dimaksud adalah Spy Whats Chat, Cloneapp Messenger 2018, dan Netwa-spy for WhatsApp. Bahkan, untuk aplikasi Cloneapp Messenger 2018, beberapa pengguna menuliskan pengalamannya di laman Play Store, jika mereka berhasil menyadap percakapan orang lain di WhatsApp.

Beredarnya aplikasi-aplikasi peretas tersebut membuat hampir semua orang khawatir dengan chat di WhatsAppnya. Ya bagaimana tidak, sebuah privasi yang hanya diketahui oleh kedua belah pihak dan juga Tuhan bisa tersebar ke orang lain. Jadi, supaya kita tidak terkena penyadapan dari aplikasi maupun orang iseng, bisa melakukan cara di bawah ini.

Fitur verifikasi dua langkah yang tidak boleh dilupakan

Cara pertama yang bisa kalian lakukan adalah dengan mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah. Bagi yang belum tahu, fitur ini mengaktifkan keamanan WhatsApp dengan cara memasukkan kata sandi enam digit ketika kita ingin menginstal ulang aplikasi atau mendaftarkan nomor ponsel kalian lagi. Nah, dengan memasukkan sandi tersebut, akan berguna bagi kita karena dapat mencegah data atau chat pribadi diretas oleh orang yang tak bertanggung jawab. Untuk itu alangkah lebih baiknya jika kalian mengaktifkan fitur ini.

Mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah [Dokumen Pribadi]
Caranya adalah buka WhatsApp kemudian klik tiga titik di sebelah kanan atas dan pilih pengaturan. Setelah itu, pilih menu Akun dan klik tulisan verifikasi dua langkah. Selanjutnya, pilih aktifkan dan masukkan angka 6 digit lalu klik lanjut. Jika sudah, masukkan email dan pilih tombol selesai. Nah, WhatsApp kalian akan lebih aman dan terhindar dari risiko penyadapan. Tapi, PIN yang sudah dimasukkan tadi jangan sampai lupa ya.

Fitur enkripsi end to end juga jangan sampai terlewat

Selanjutnya, kalian juga bisa menggunakan fitur enkripsi end to end pada WhatsApp. Fitur satu ini berfungsi untuk mengamankan percakapan yang kita kirim maupun terima. Hal ini bisa terjadi lantaran pesan akan diubah menjadi kode-kode tertentu saat proses pengiriman berlangsung. Uniknya lagi, kode-kode tersebut tidak akan pernah sama sehingga akan sulit disadap oleh aplikasi ataupun orang-orang iseng.

Mengaktifkan fitur enkripsi end to end [Dokumen Pribadi]

Kalau kalian ingin mengaktifkannya, coba pilih salah satu nama dari kontak pada WhatsApp kemudian klik pada bagian namanya. Jika sudah, kalian pilih tulisan enkripsi. Ketika kalian belum mengaktifkannya, akan ada semacam pop up di bagian atas untuk menyalakan fitur tersebut. Nah, kalian tinggal klik tulisan aktifkan dan taraaaa… chat pada WhatsApp mu sudah terlindungi.

Hapus percakapan juga bisa tuh mengurangi risiko penyadapan

Lalu, cara yang bisa kalian lakukan selanjutnya adalah dengan menghapus percakapan. Cara ini bisa dibilang aman karena pesan akan terhapus dan tidak meninggalkan jejak sama sekali. Untuk itu, bagi kalian yang memiliki percakapan agak pribadi dan tidak ingin diketahui orang lain, bisa hapus chat tersebut.

Menghapus percakapan [Dokumen Pribadi]
Jika sudah melakukan hal itu, kalian tidak perlu khawatir lagi dengan yang namanya penyadapan. Namun ini tidak berlaku jika kalian mencadangkan pesan pada drive. Sebab, meskipun kalian menghapusnya, percakapan akan tetap ada pada drive.

Blokir nomor-nomor yang tidak jelas pada WhatsApp mu

Tak jarang para pengguna WhatsApp menerima pesan dari orang yang tak dikenal. Aplikasi satu ini sering sekali mengalami seperti ini dikarenakan bisa menambahkan kontak hanya dengan nomor ponsel saja. Nah, hal ini justru berbahaya lantaran ditakutkan nomor kita didapat oleh oknum yang ingin meretas percakapan WhatsApp.

Memblokir nomor asing [Dokumen Pribadi]
Sehingga untuk menghindarinya, kita bisa melakukan satu hal nih Sahabat Boombastis. Dengan cara memblokir nomor asing tersebut dari akun WhatsApp kita. Dengan begitu, nomor tersebut tidak akan bisa menghubungi kita kembali.

Cara-cara di atas cukup mudah untuk diterapkan. Oleh karena itu, alangkah lebih baik kalian menerapkannya pada ponsel pintar masing-masing. Ini dilakukan supaya nomor bisa aman dari yang namanya penyadapan. Selamat mencoba ya Sahabat Boombastis.

Written by Firdha

Firdha Rahma, dilahirkan di Kota Malang tanggal 5 Agustus 1994. Ia tergabung di Boombastis.com sejak bulan Desember 2017. Perempuan bermata sipit ini suka sekali warna merah dan hewan yang bernama kucing. Dia mempunyai hobi menonton film segala genre, menulis dan baca-baca artikel tentang teknologi ponsel yang terbaru.
Punya hobi menulis sejak SMK, tapi belum begitu aktif di dunia blog. Nah, karena kuliah ada sedikit waktu senggang jadi kegiatan menulis bisa diterapkan kembali ke dalam blog. Blognya berisi tentang travelling, kuliner dan review film.

Leave a Reply

Sedang Menjadi Tren Make-Up Kekinian, Begini Fakta Terkait Freckles atau Kulit Berbintik Coklat

Gara-gara Foto Prewed, Calon Istri Baim Wong Disebut Mirip 2 Artis Ini