Pemilihan umum memang sudah berakhir 17 April kemarin. Tapi, hangatnya masih terasa sampai saat ini karena Komisi Pemiilihan Umum (KPU) belum merilis siapa pasangan yang bakal memimpin Indonesia. Hmm.. tapi sepertinya masyarakat melupakan ada lagi orang-orang yang berhubungan erat dengan pemilihan ini. Siapa lagi kalau bukan anggota legislatif.
Yup, mereka yang kerap disapa caleg ini sudah mendapatkan hasilnya. Ada yang berhasil, tapi banyak juga yang harus menerima kegagalannya. Lantas, mereka yang tak berhasil melangkah, kini nasibnya bagaimana ya?
Ikuti terapi mandi kembang tujuh rupa
Kegagalan menjadi anggota legislatif membuat seorang politisi berinisial Y tidak tinggal diam. Ia langsung mendatangi Padepokan Anti-Galau untuk mendapatkan ketenangan lahir dan batin. HM Ujang Busthomi sebagai pemilik padepokan menerima Y dengan senang hati.
Tidur di masjid dan ingin menjual ginjal
Peristiwa menyedihkan selanjutnya dialami oleh Chandra Saputra. Pria kelahiran Blora, Jawa Tengah ini sekarang harus hidup merana lantaran uangnya ludes akibat biaya kampanye. Dilansir dari wartakota, pria 30 tahun tersebut tidur di Masjid Sultan Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat bersama tuna wisma yang lain.
Masyarakat bakar karpet masjid pemberian caleg yang tidak ikhlas kalah
Di Kota Tidore, Maluku Utara, seorang caleg gagal berinisial AH mendapat perlakuan tak menyenangkan dari para warga. Ini karena AH memberikan sambutan yang perkataannya menyulut amarah masyarakat.
https://www.instagram.com/p/BweCSL7nXyz/
Dikutip dari akun instagram @makassar_iinfo, AH menyebutkan jika jumlah suara yang didapatkan pada saat pemilihan tidak sebanding dengan sumbangan yang ia beri ke masjid. Sehingga ia tidak akan memasang lagi karpet yang katanya bakal diteruskan setelah pemilihan. Sontak, hal ini membuat warga kecewa dan membakar seluruh pemberian dari AH tersebut. Mulai dari karpet hingga jam duduk yang harganya sangat fantastis.
Mengusir warga yang tinggal di tanah miliknya
Seorang calon anggota legislatif yang berasal dari Desa Kalu-Kaluku, Kabupaten Kolaka Utara merasa tak terima dirinya tidak meraih suara maksimal di daerah pemilihannya. Akhirnya, caleg yang tak disebutkan namanya itu emosi dan mengusir Ahmad untuk pindah dari lahan miliknya.
BACA JUGA : 4 Rumah Ini Sakit Siap Tampung Caleg Gila, Bukti Jadi Pejabat Itu Bisa Bikin ‘Sakit’
Ada-ada saja memang kelakuan para caleg gagal ini. Ada yang terapi mandi dengan air kembang tujuh rupa hingga mengusir warga yang bertempat tinggal di lahan miliknya. Ya semoga saja hal seperti ini tidak terjadi lagi ya Sahabat Boombastis. Semoga mereka yang mengalami kegagalan dalam periode saat ini bisa berlapang dada untuk menerima kekalahannya.