Adanya sebuah kota maju tentunya menarik minat banyak orang untuk pergi ke sana dan merubah peruntungan. Bagaimana tidak, semakin maju sebuah kota maka akan tambah tinggi pula upah kerja yang diberikan. Tidak menutup kemungkinan bukan hanya bisa bekerja, namun juga jadi kaya raya kalau giat dan beruntung ketika berada di sana.
Tetapi tidak selamanya sebuah kota maju menyajikan hal seperti itu. Pasalnya di salah satu kota di China yang modern, ternyata ada sisi lain yang membuat para perantau menderita. Bahkan mengancam nyawa mereka kapan saja. Lalu hal apakah itu? Simak ulasan berikut.
Para pekerja yang mencari penghasilan di kota Shenzen
Kini Shenzen menjadi salah satu kota di China yang jadi pilihan para pekerja untuk mendapatkan pekerjaannya. Dan salah satunya adalah menjadi buruh, mengingat banyak perusahaan atau proyek di sana yang butuh pembangunan. Terutama para pekerja yang berasal dari Hunan yang datang ke kota itu lantaran juga tertarik akan peruntungannya.
Para buruh di sana bekerja keras demi iming-iming menjanjikan
Tak sembarangan mereka para buruh Hunan datang ke Shenzen, semua tidak terlepas dari bayaran yang ditawarkan kota maju itu. Sejak mulai membenahi diri, banyak lowongan diperlukan untuk membangun jalur kereta api atau fondasi yang sangat menggiurkan.
Namun sayang ada bahaya yang sangat mengancam
Bekerja di bidang pembangunan, tentunya banyak resiko yang harus dihadapi. Salah satunya apabila terjadi kecelakaan yang bisa saja menewaskan. Namun bukan itu ancaman utama yang dialami buruh di sana, tapi justru lebih menakutkan. Pasalnya mereka yang sering bekerja di sana ternyata banyak yang terkena Silikosis.
Para buruh yang bernasib seperti buah Simalakama
Ternyata tidak selain penyakit yang diderita masih ada hal lain yang mengganjal para pekerja di sana. Apalagi kalau tanggungan para pekerja yang terkena Silikosis yang tidak dibayar perusahaan atau pemerintah. Hal ini karena beberapa buruh ternyata tidak memiliki kontrak sehingga meskipun dalam keadaan sakit bukan jadi tanggungan oleh perusahaan.
Keadaan di salah satu kota maju di China ini harus menjadi sebuah pelajaran. Bagaimana tidak, ternyata tidak semua iming-iming kota maju bisa selamanya menghasilkan kebahagiaan. Oleh sebab itu ketika kita memilih sebuah pekerjaan mesti memperhatikan kontrak maupun perusahaan.