Dari banyaknya daerah-daerah di Indonesia, nama Kabupaten Kulon Progo mungkin tidak akan pernah terlintas di pikiran banyak orang. Sunyi, senyap, jauh dari pemberitaan, membuat daerah yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta ini seakan tertutupi sebuah tirai besar yang membuat orang noleh pun tidak. Meskipun demikian, bukan berarti daerah ini tidak memiliki prestasi apa pun yang pantas untuk dibanggakan.
Di bawah pimpinan sang bupati bernama Hasto Wardoyo, Kabupaten Kulon Progo menjadi salah satu daerah yang paling maju dan prestisius di Indonesia. Ya, sang Bupati melakukan banyak sekali gebrakan maut yang mampu membuat masyarakat Kulon Progo bersyukur luar biasa dengan keadaannya yang sekarang. Pujian pun terlontar kepada sang bupati sebagai mastermind dari deretan capaian greget Kabupaten Kulon Progo.
Lalu, sebenarnya apa yang sudah dilakukan Bupati 51 tahun ini? Berikut ulasannya.
1. Program Bela dan Beli Kulon Progo Bikin Rakyat Sumringah
Sama seperti kebanyakan daerah di DI Yogyakarta lainnya, Kulon Progo juga punya batik khasnya sendiri yang bernama Geblek Renteng. Sayangnya, kiprah batik unik tersebut tak setenar Yogyakarta dan Solo. Hingga akhirnya Hasto pun putar otak, dan akhirnya terciptalah sebuah program ekonomi kerakyatan bernama Bela dan Beli Kulon Progo.
2. Hasto Membuat Petani Kulon Progo Makmur
Bagi sebuah kabupaten, sektor pertanian adalah hal utama yang harus dimajukan. Hasto pun juga tak lupa melakukan hal yang sama di daerahnya. Namun ia punya cara unik yang mungkin jadi insipirasi banyak pemimpin lainnya. Lagi-lagi, ia memanfaatkan rakyat sendiri untuk memasarkan padi-padi petani.
3. Sang Bupati Ciptakan Kemasan Air Minum Sendiri
Kabupaten Kulon Progo patut bersyukur karena memiliki kondisi geografis yang unik. Namun karunia ini akan jadi sia-sia kalau tidak ada tangan kreatif yang mengolahnya. Salah satu unggulan Kulon Progo adalah sumber air bersihnya yang melimpah. Dan tanpa basa-basi, Harto pun memanfaatkan hal tersebut dengan mendirikan sebuah perusahaan air minum.
4. Angka Kemiskinan Kabupaten Kulon Progo Mulai Turun Secara Signifikan
Pengentasan kemiskinan juga jadi hal yang harus diprioritaskan. Hasto pun secara perlahan mengupayakan hal ini dan hasilnya sudah sangat kelihatan. Di tahun 2014 kemarin angka kemiskinan di daerahnya turun dari 22, 54 persen menjadi 16, 74 persen saja.
5. Tak Takut Miskin Dengan Anti Rokok
Tak menampik fakta jika deretan perusahaan rokok di negeri ini menyumbang banyak sekali ke kas daerah. Entah lewat iklan-iklan billboard sampai produksi rokoknya sendiri. Sayangnya, hal ini juga berimbas pada moral serta kesehatan masyarakat. Hasto sendiri bukan tipe orang yang suka melakukan apa pun untuk memperkaya daerahnya. Yang diperhatikannya justru aspek yang lebih fundamental tadi yakni moral dan kesehatan.
6. Program Kesehatan untuk Rakyat Kecil Tanpa Pandang Bulu
Untuk urusan kesehatan rakyat, Hasto sudah sejak lama memberlakukan program free of charge bagi siapa pun warga yang sakit, dengan nilai mencapai Rp 5 juta rupiah per orang. Program ini berlaku kepada siapa saja tanpa pandang bulu.
Ibarat pahlawan tanpa nama, Harto terus bekerja membuat Kabupaten Kulon Progo melesat tanpa banyak orang tahu kiprahnya seperti apa. Kalau dilihat dari banyak hal yang sudah dilakukannya di atas, sebenarnya sang Bupati sendiri juga tak kalah keren dan jumawa jika dibandingkan Ahok, Risma atau kang Emil sekalipun. Salut kepada sang Bupati, dan tetaplah melakukan inovasi sangar lainnya meskipun mata kamera tak pernah menyentuh Kabupaten Kulon Progo.