Anak yang tumbuh di awal tahun 90an dulu belum ngerasai zaman internet seperti sekarang ini. Sumber informasi atau hiburan anak-anak sekolah pada masa itu adalah buku-buku dan majalah yang begitu banyak beredar di pasaran.
Pada masa itu, ada banyak buku yang populer di kalangan anak-anak. Rasanya belum keren kalau belum membaca atau mengoleksi buku-buku tersebut. Berikut ini beberapa diantaranya.
1. Novel Lima Sekawan
Novel Lima Sekawan dulu termasuk bacaan favorit anak-anak dan remaja 90an. Karya fiksi Inggris ini bercerita tentang petualangan Julian, Dick, Anne, dan George serta anjing mereka, Timmy. Lima sekawan ini sering terlibat dengan kasus-kasus misterius yang membuat mereka mengalami perjalanan dan petualangan seru.
2. Novel Lupus
Novel Lupus pertama kali terbit pada tahun 1986 dengan judul Lupus I: Tangkaplah Daku Kau Kujitak. Menyusul kepopuleran novel remaja ini, maka munculah seri-seri novel selanjutnya dan bahkan sampai dibuat sebagai serial televisi.
3. Majalah Bobo
Majalah Bobo juga menjadi salah satu bacaan populer anak-anak Indonesia. Majalah ini pertama kali terbit pada tahun 1973. Bobo sebenarnya adalah majalah versi Indonesia dari majalah yang serupa di Belanda. Kalau di Indonesia terbit mingguan, Bobo versi Belanda terbit bulanan.
4. Majalah Mentari
Selanjutnya, ada majalah Mentari yang berisi informasi seputar artis cilik yang sedang ngetrend. Tidak hanya berisi tentang informasi seputar artis cilik saja, tapi juga banyak memiliki cerita-cerita seru dan mendidik di dalamnya.
5. RPUL dan RPAL
Bisa dibilang RPUL (Rangkuman Pengetahuan Umum Lengkap) dan RPAL (Rangkuman Pengetahuan Alam Lengkap) itu hampir seperti wikipedianya anak sekolah zaman dulu. RPAL dan RPAL memiliki berbagai rangkuman informasi lengkap tentang pengetahuan umum dan alam.
Itulah tadi beberapa buku yang menemani masa tumbuhnya anak-anak tahun 90an. Teknologi internet belum sehebat sekarang ini dan segala informasi didapatkan melalui buku. Bacaan yang seru dan menghibur juga bisa didapatkan dari novel-novel dan majalah yang banyak beredar. Namun jika dibandingkan dengan sekarang, sepertinya sudah banyak berubah. Buku-buku sekarang sudah tidak terlalu disukai karena informasi sudah bisa didapatkan dengan lebih cepat lewat browsing di internet.