Bicara mengenai monster-monster raksasa seperti di film, memang seru dan tidak ada habisnya. Mulai dari ukuran mereka yang fantastis, kemampuan uniknya, hingga asal-usulnya adalah hal wajib diomongkan. Terutama saat lagi kumpul, membahas hal seperti ini, seolah waktu berjalan sangat cepat lantaran keseruannya.
Di sekitar kita pun sebenarnya ada cerita monster serupa yang nggak kalah seru. Dia adalah legenda Bujang Senang si Buaya raksasa yang saking besarnya orang-orang dengan hiperbolis menyebutnya seukuran bis. Lalu seperti apa sebenarnya monster satu ini? Simak ulasan menariknya berikut ini.
Bujang Senang si buaya raksasa legenda Iban
Tak kalah dengan cerita monster-monster raksasa, Bujang Senang adalah salah satu legenda makhluk besar di Iban, Malaysia. Tak tanggung-tanggung, makhluk buaya ini dikatakan memiliki tubuh sepanjang bus dan siap melahap apapun yang ada di depannya. Sampai saat ini orang-orang di sana masih mempercayai keberadaan monster ini.
Legenda Bujang Senang dulunya seorang pendekar
Di balik keganasan cerita mengenai monster buaya itu ternyata ada legenda menarik yang menyertainya. Usut punya usut, Bujang Senang dulunya dipercaya adalah seorang pejuang yang memiliki kesaktian luar biasa dari Iban bernama Simalungun. Agar tetap berjaya dalam mengayau (memotong kepala musuh), Simalungun mempraktikkan beberapa ritual mistik yang membuatnya diberikan kekebalan pada senjata dan peluru.
Akhir dari Simalungun dan awal mula Bujang Senang
Cara licik yang dilakukan oleh para musuh Simalungun adalah dengan menculik istri si pendekar sakti itu untuk mengungkap rahasia kesaktiannya. Dan Benarlah, lantaran tak ingin istrinya terjadi apa-apa, Simalungun akhirnya masuk dalam perangkap. Musuh sang jawara tahu pastinya ada tabu yang tidak boleh dilanggar oleh orang-orang Ngelmu seperti Simalungun ini.
Arti Bujang Senang dan kasus-kasus yang sempat terjadi
Buaya Simalungun itu pun diberikan nama Bujang Senang. Bujang di sini bukan berarti perjaka seperti yang sering kita tahu, melainkan julukan hormat buat seorang jawara. Dalam sejarah, Bujang Senang sendiri sudah memakan beberapa korban nyawa seolah ini jadi bukti kalau keberadaannya benar nyata. Pada tahun 1982 buaya ini dituding telah menyerang manusia lantaran ditemukan ciri-ciri garis putih di punggungnya.
BACA JUGA: Kronologi Buaya Berkalung Ban, Susah Ditangkap hingga Libatkan ‘Panji’ Asal Australia
Sampai sekarang, ada dua pendapat mengenai Bujang Senang ini. Ada yang beranggapan kalau dia masih berkeliaran dan yang ditangkap bukanlah bukanlah Bujang Senang yang asli. Namun ada pula yang yakin kalau yang ditangkap itu merupakan jelmaan Simalungun yang asli. Nah, kalau kamu setuju dengan yang mana?