Yang namanya berbisnis itu memang harus kreatif dan punya ide unik tersendiri yang beda dari orang lain, kan? Nah, inilah yang membuat sebuah bisnis laku keras dan dikenal oleh banyak orang. Di kesempatan kali ini, Boombastis.com akan membahas sosok yang punya bisnis menarik, bukan olshop atau kedai kopi ya, tapi bisnis lipan alias kelabang.

Pria asal Medan yang disapa Ricky ini meraih omzet ratusan juta dalam satu bulan dari penjualan lipan kering. Tak hanya di dalam negeri saja, ia juga mengirim si kaki seribu ke luar negeri. Mau tau seperti apa bisnis ini? Yuk, simak dalam ulasan berikut ini.

Pekerjaan yang sudah sejak lama dilakoni oleh ayahnya

Ricky Santri Kurniawan (22) mengatakan bahwa bisnis lipan ini awalnya adalah bisnis sang ayah. Ayahnya memulai berbisnis jual lipan sejak tahun 1986. Ketika itu, lipan dibawa ke Medan kota. Setelah ayahnya menjual lipan tersebut, ternyata teman ayahnya juga ikut-ikutan mencari dan mengumpulkan lipan tersebut. Karena semakin laris, pada tahun 1998, ayahnya bisa mengirim lipan-lipan ke Jakarta karena semakin banyak yang mencari. Tahun 2015, bersama dengan kakaknya Ricky mengambil alih usaha tersebut dan mulai mengirim ke luar negeri, terutama Vietnam.

Omzet yang mencapai 600 juta Rupiah per bulan

Bisnis lipan kering [sumber gambar]
Di tempat ia tinggal yaitu Perbaungan, Suamtera Utara, mencari lipan adalah profesi hampir setiap orang. Mereka mencari hewan berkaki banyak ini di kebun karet dan sawit, untuk kemudian dijual kepada pembeli (seperti Ricky). Lipan yang masih hidup nantinya dibersihkan dan dikeringkan. Nah, lipan kering inilah yang dikirim ke luar negeri. Dalam satu bulan, Ricky bisa menghasilkan 600 juta Rupiah dari menjual lipan. Sebab, jika dieskpor harga lipan kering mencapai Rp 1,2 juta per Kg nya.

Lipan yang dijadikan untuk obat

Lipan kering [sumber gambar]
Nah, saat ini permintaan terbanyak datang dari Vietnam. Dalam satu bulan saja, Ricky mengirimkan minimal 500 kilogram lipan kering. Saat diwawancarai oleh Deddy Corbuzier, untuk apa lipan-lipan ini? Ia mengatakan bahwa lipan bisa menjadi obat tradisional yang sering digunakan oleh orang-orang China. Lipan yang sudah kering ini nantinya diekstrak dan dijadikan serbuk, lalu diminum. Adapun kalau di Medan, Ricky mengatakan lipan berkhasiat untuk mengobati asma dan tipes.

Si pencari lipan yang sering digigit oleh hewan ini

Lipan yang akan dikeringkan [sumber gambar]
Lipan adalah hewan kanibal, sehingga ia tidak bisa dikembangbiakkan layaknya hewan-hewan lain. Maka, satu-satunya cara adalah dengan mencarinya ke hutan dan menangkapnya dengan tangan. Selama ini kan, lipan dikenal sebagai hewan kecil yang beracun dan bisa melepaskan sengatnya saat disentuh. Nah, ternyata memang para pencari lipan ini bisa saja tersengat oleh lipan. Tapi tenang, ia tak membuat orang yang tersengat meninggal. Kalau menurut Ricky, mereka yang terkena sengatan pertama paling akan bengkak dan demam selama beberapa hari. Kalau sudah biasa, paling hanya bengkak saja.

BACA JUGA: Anti Mainstream, Wanita Ini Sukses Panen Dollar di Amerika Berkat Jualan Barang Ndeso

Terobosannya unik juga ya. Jarang, bahkan mungkin enggak ada loh orang yang berbisnis lipan ini. Uniknya juga, omzet yang dicapai lebih dari setengah miliar setiap bulan loh. Wahh, wahhh.