Sosok Donald Trump memang tak pernah sepi dari sorotan. Dirinya sempat menjadi pusat perhatian publik tanah air saat properti miliknya berupa mansion mewah di Beverly Hills, California, Los Angeles, AS, dikabarkan telah dibeli oleh konglomerat media Hary Tanoesoedibjo beberapa waktu lalu.

Posisinya sebagai Presiden AS ke-45, membuat setiap langkah dan kebijakan Trump ikut menjadi sorotan. Selain berkecimpung di dunia politik, pria kelahiran 14 Juni 1946 di New York, Amerika Serikat itu juga terjun di dunia bisnis. Perusahaan miliknya pun tersebar di banyak tempat di dunia. Termasuk Indonesia.

Deretan perusahaan milik Donald Trump yang menghasilkan keuntungan miliaran rupiah

Trump diketahui tengah menjalin relasi bisnis dengan Hary Tanoesoedibjo untuk mengembangkan kawasan resor di Lido, Jawa Barat, dan Nirwana resor di Tanah Lot, Bali. Untuk proyek ini, MNC Land (Indonesia) bekerjasama dengan Trump Hotel Collection milik Donald Trump. Ada empat perusahaan milik Presiden AS tersebut yang masing-masing memiliki perjanjian bisnis.

Perjanjian bisnis antara Hary Tanoe dan Donald Trump [sumber gambar]
Dilansir dari Bisnis.tempo.co (23/01/2017), keempat perusahaan yang bermarkas di New York, Amerika Serikat itu antara lain DT Marks Lido LLC (pendapatan sebesar US$ 1-5 juta atau Rp 13,4-67 miliar), DT Lido Technical Services Manager LLC (US$ 83.333 atau Rp 1,11 miliar), DT Marks Bali LLC (US$ 1-5 juta atau Rp 13,4-67 miliar), dan DT Bali Technical Services Manager LLC (US$ 83.333 atau Rp 1,11 miliar).

Proyek-proyek besar yang dikerjakan bersama konglomerat Hary Tanoesoedibjo

Sektor properti yang memang menjadi spesialis utama Trump, kemudian membawanya untuk berbisnis di Indonesia dengan menggandeng Hary Tanoesoedibjo. Pada September 2015 lalu, MNC Group menjalin kerjasama dengan Trump Hotel Collection. Fokusnya adalah taman hiburan mewah sekelas Disneyland dan Universal Studio di kawasan Lido, Bogor, Jawa Barat, dengan luas mencapai 3.000 hektar dan menelan dana Rp 7,5 triliun

Kerjasama antara Donald Trump dan Hary Tanoesoedibjo [sumber gambar]
Tak hanya di Jawa Barat, kerjasama serupa juga akan diwujudkan pada proyek resor dan kawasan hunian mewah berbintang enam di Tanah Lot, Bali. “Tapi itu (perusahaan milik Donald Trump hanya khusus di kluster Trump. Yang lain kayak Theme Park kita yang kelola. Trump itu Golf, Vila eksklusif dan hotel bintang enam,” ucap Hary Tanoe yang dikutip dari Liputan6.com (13/08/2019).

Perusahaan Donald Trump yang tersebar di seluruh dunia

Selain di Indonesia, bisnis dari pria 73 tahun itu juga banyak tersebar di seluruh penjuru dunia dengan perusahaan induknya yang bernama The Trump Organization LLC. Total ada sekitar 530 unit usaha yang berada di dalam naungannya. Semuanya bergerak di bidang yang berbeda-beda, namun saling terkait satu sama lainnya. Properti menempati porsi terbesar di antara bisnis yang ada.

Trump Tower yang merupakan salah satu bisnis milik Donald Trump [sumber gambar]
Masing-masing dari perusahaan milik Trump itu antara lain adalah real estate, Trump International Hotel & Tower (perhotelan), The Trump Turnberry Scotland (lapangan golf), Trump Taj Mahal di Atlantic City (kasino), Miss USA pageants dan ‘Pageant Place (agen modeling), Trump Success eau de toilette spray ( minyak wangi), Trump Jets LLC (penyewaan jet pribadi), dan Trump Productions LLC (rumah produksi televisi).

BACA JUGA: 7 Fakta Donald Trump, Sang Milyuner yang Membidik Kursi Presiden Amerika

Di luar jabatannya sebagai Presiden ke-45 Amerika Serikat (AS), Donald Trump merupakan pengusaha besar dengan jumlah kekayaan yang luar biasa. Ia bahkan tercatat sebagai kepala negara pertama Amerika Serikat yang menjadi miliarder pada Januari 2017. Namanya masuk dalam daftar Forbes 400 2019 (peringkat 275), Billionaires 2019 (715), dan Powerful People 2018 (3). Kekayaannya sebesar 3,1 miliar dollar AS (Rp 18.677 triliun) menurut Forbes.