Lockdown dalam situasi pandemi bisa dibilang cara yang cukup efektif. Buktinya adalah di Wuhan, Cina, di mana daerah ini serius menerapkan lockdown dan sekarang ini warganya sudah mulai hidup normal. Tak hanya Wuhan, di beberapa daerah lain, Lockdown juga memberikan hasil, walaupun kalau di Indonesia wacana ini jadi kontroversi.
Nah, meskipun cukup efektif untuk melawan pandemi, tapi lockdown di sisi lain juga bisa memberikan efek buruk, khususnya kepada para pelakunya. Salah satunya seperti yang menimpa pria asal Wuhan ini di mana berat badannya naik drastis gara-gara lockdown selama lima bulan. Bukan 10-20 kilo, berat badan si pria naik sampai 100kg. Edan!
Alasan kenapa berat Zhou naik begitu drastis tak lain karena semasa lockdown dirinya hampir tidak melakukan aktivitas apa pun. Termasuk kegiatan membakar kalori macam olahraga dan sejenisnya. Zhou sendiri mengaku selama lima bulan ini ia sama sekali tak keluar rumah.
Lantaran mengalami kondisi darurat Zhou pun menghubungi pihak kesehatan setempat. Awalnya ditolak, namun akhirnya ada juga yang menangani pria ini setelah susah payah mengangkutnya ke ambulans gara-gara berat badannya itu.
Kondisi kenaikan berat badan drastis, rasa-rasanya juga dialami oleh semua orang sekarang ini, termasuk Indonesia. Nah, agar tidak terjadi hal-hal yang menakutkan ini, maka usahakan untuk selalu aktif meskipun di rumah saja. Keluar boleh kalau memang penting, tapi tetap taati protokol. Soalnya belakangan fenomena new normal oleh orang-orang diartikan sebagai keadaan normal biasa, padahal kita masih di situasi perang dengan si Covid ini.