Dari pantai, lautan memang terlihat indah dan menakjubkan. Tapi saat berada di tengah lautan lepas, kadang laut bisa menjadi begitu misterius, menyeramkan dan bahkan membahayakan.
Telah banyak kapal layar yang mengalami nasib mengenaskan saat melakukan perjalanan di lautan yang memakan korban hingga ribuan orang. Berikut ini adalah beberapa bencana maritim terbesar yang mengejutkan masyarakat dunia.
1. Al Salam Boccaccio 98
Pada 3 Februari 2006 lalu, kapal yang membawa 1400 penumpang dan kru dari Saudi Arabia ke Mesir ini mengalami kebakaran di ruang mesin. Setelah dilakukan usaha pemadaman, ternyata kapal tidak bisa bertahan dan akhirnya tenggelam. Yang disayangkan, saat kapten kapal minta izin untuk kembali ke dermaga, pemilik malah tidak mengijinkan dan menyuruhnya untuk melanjutkan perjalanan meski telah ada kebakaran.
2. Toya Maru
Kapal penumpang Toya Maru mengalami bencana akibat terpaan angin topan yang begitu kuat. Bencana maritim terbesar di Jepang ini terjadi pada 26 September 1954 di selat Tsugaru. Diperkirakan sebanyak 1150 hingga 1170 penumpang dan awak kapal tewas dalam kejadian mengenaskan ini.
3. RMS Titanic
Mungkin kisah kapal karam yang paling terkenal di dunia adalah RMS Titanic yang juga dikenal sebagai kapal terbesar pada masa itu serta disebut-sebut sebagai kapal yang tidak akan bisa tenggelam. Tapi ironisnya, kapal tersebut akhirnya karam juga dalam perjalanan perdananya pada 15 April 1912.
Setidaknya 1517 orang meninggal dunia dalam tragedi ini dikarenakan kurangnya perahu penyelamat. Selain itu, awak kapal ternyata juga tidak terlalu terlatih dalam praktik evakuasi sehingga perahu penyelamat yang ada hanya terisi setengahnya.
4. Tek Sing
Tek Sing adalah sebuah perahu Tiongkok yang tenggelam pada 6 Februari 1822 di Laut China Selatan. Perahu ini berlayar dari pelabuhan Amoy, Tiongkok menuju ke Batavia yang sekarang jadi Jakarta. Perahu ini membawa kargo dalam jumlah besar termasuk 1600 orang penumpang.
5. Le Joola
Salah satu bencana maritim terbesar di abad 21 ini terjadi pada 26 September 2002 lalu. Sebuah kapal ferry MV Le Joola terbalik di pantai Gambia. Sebanyak 1.863 orang meninggal dunia dan hanya 64 orang yang selamat dalam tragedi tersebut.
6. Mont-Blanc, Ledakan Halifax
Pada 6 Desember 1917, kapal kargo Mont-Blanc tengah melewati Pelabuhan Halifax di Nova Scotia. Kapal yang penuh berisi bahan peledak tersebut bertabrakan dengan kapal SS Imo dengan kecepatan rendah. Namun muncul api tidak bisa dikendalikan sehingga terjadilah ledakan besar pada kapal yang penuh bahan peledak tersebut.
Sebanyak 2000 orang yang berada di dekat pantai Halifax tewas karena api, gedung yang runtuh, atau tertimpa pecahan kapal. Sebanyak 9000 orang lainnya terluka karena pecahan kaca yang berterbangan.
7. KMP Tampomas II
KMP Tampomas II adalah kapal Indonesia yang tenggelam di perairan dengan kepulauan Masalembo pada 27 Januari 1981. Tragedi tersebut menewaskan setidaknya 431 orang, namun jumlah tepatnya tidak diketahui karena banyaknya penumpang gelap yang ikut menumpang.
Tragedi-tragedi maritim tersebut seolah mengingatkan bahwa laut juga bisa menjadi tempat yang cukup mengerikan. Karena itulah prosedur keamanan tetap harus menjadi hal yang utama dan selalu diikuti. Lalai mengikuti peraturan dan prosedur keamanan akhirnya hanya akan berakhir dengan bencana.