Tak hanya orang dewasa saja yang mampu melakukan sesuatu yang besar demi keselamatan umat manusia. Bayi yang baru lahir pun juga bisa melakukannya. Dan memang sebaik-baik manusia, adalah mereka yang bermanfaat bagi orang lain selama hidup, bahkan juga setelah kematiannya.
Bayi cantik bernama Amalya Nathaniel pantas disebut sebagai pahlawan, karena dia bisa menyelamatkan nyawa orang lain nantinya. Sayang sekali, hidup bayi mungil ini hanya bertahan selama 80 menit saja. Berikut ini adalah cerita selengkapnya, tentang hidup Amalya yang singkat itu.
1. Bayi Munggil Yang Malang Itu Terlahir ke Dunia
Sama halnya dengan pasangan suami istri lain di dunia ini, ketika akan mendapatkan seorang anak pasti mereka akan bahagia. Begitu juga yang dirasakan oleh Bethany Conckel bersama suaminya. Apalagi itu adalah anak pertama mereka, sekaligus cucu pertama bagi orang tua Bethany.
2. Kenangan Bersama Bayi Amalya
Beban yang harus ditanggung orang tua Amalya memanglah sangat berat. Bagaimana tidak? Orang tua mana yang tidak akan sedih bila mengetahui calon anaknya mengidap cacat? Hidup mereka juga terasa berat sejak dokter menemukan bahwa anak yang dikandung Bethany mungkin tidak akan bisa bertahan lama karena adanya anencephaly.
3. Menghembuskan Nafas Terakhir
Sebesar apapun upaya untuk menyelamatkannya tak ada yang bisa menolak takdir, bahwa bayi munggil Amalya Nathaniel harus menhembuskan nafas terakhir di menit ke 80 setelah ia dilahirkan ke dunia ini.
4. Mendonorkan Organ Tubuhnya
Di antara daftar keinginan yang ingin dilakukan bersama buah hatinya, Bethany bersama suaminya benar-benar ingin membuat kenangan yang bukan hanya sekedar kenangan biasanya yang berupa foto-foto atau video. Melainkan dengan tulus mendonorkan bagian organ tubuh Amalya untuk kepentingan penelitian dalam dunia medis.
Walaupun bayi tersebut telah meninggalkan dunia ini. Tapi berkat dirinya, penelitian terhadap berbagai penyakit dapat dikembangkan dan nantinya digunakan untuk menyelamatkan hidup seseorang. Sesingkat apapun kita hidup di dunia ini akan lebih baik jika kita dapat bermanfaat bagi orang lain.