Kita lebih mengenal bajak laut atau perompak dari film-film Hollywood. Sebut saja Pirates of the Caribbean, hingga Peter Pan. Bajak laut selalu diidentikkan dengan orang yang sangat kejam dan tega membunuh siapa saja di lautan. Mereka akan merampas kapal apa saja yang lewat atau singgah di sebuah kota lalu mengambil semua harta yang ada.
Dalam sejarah atau pun film, bajak laut selalu didominasi oleh kaum pria. Namun sebenarnya ada beberapa bajak laut wanita yang dikenal sangat tangguh. Bahkan, kemampuannya berburu harta dan merampok diakui dalam sejarah dunia. Inilah sepuluh bajak laut wanita paling ditakuti di seluruh lautan!
1. Ching Shih
Bajak laut wanita paling kuat sepanjang sejarah bernama Ching Shih. Ia merupakan warga negara China yang sejak remaja harus rela bekerja sebagai wanita tuna susila. Suatu ketika, ia bertemu dengan Zheng Yi si bajak laut. Pria itu akhirnya menyukai Ching dan memintanya menjadi istrinya. Dari sanalah Ching mulai belajar berperang dan menjadi bajak laut yang sangat tangguh.
2. Anne Bonny
Anne Bonny adalah nama dari seorang bajak laut wanita yang tak bisa dilupakan sejarah. Kegesitannya dalam merampas banyak sekali kapal tak bisa diragukan lagi. Pemerintah Inggris pada tahun 1718 sempat dibuat kocar-kacir meski pada akhirnya mereka harus ditangkap dan menjalani hukuman yang berat.
3. Mary Read
Mary Read adalah seorang bangsawan yang menyamar jadi pria. Ia hidup dengan saudara tirinya bernama Mark. Saat masih muda Mary ikut tergabung dengan militer Inggris hingga akhirnya jatuh cinta pada seorang tentara. Namun hal ini tak berlangsung lama karena si tentara akhirnya meninggal dunia. Dari sini Mary memilih jadi seorang pelaut di laut Karibia. Namun di tengah pelayaran dia ditangkap bajak laut!
4. Jeanne de Clisson
Jeanne de Clisson dikenal dengan julukan Lioness Brittany. Ia merupakan istri dari Oliver III dengan lima buah anak. Jeanne jadi bajak laut karena ingin balas dendam kepada Raja Prancis Philips VI. Suaminya dieksekusi setelah sang raja mengkhianatinya. Dari dendam inilah Jeanne memutuskan untuk hijrah ke lautan di area laut Inggris.
5. Sayyida Al-Hurra
Sebenarnya Sayyida Al-Hurra adalah nama gelar bangsawan wanita di daerah Arab sana. Namun digunakan oleh bajak laut wanita ini untuk menyebut namanya. Ia merupakan ratu dari beberapa kelompok bajak laut di area Turki dan Maroko. Ia bahkan pernah memerintah sebuah kota bernama Tetouan dengan tangannya sendiri.
6. Rachel Wall
Rachel Wall terlahir sebagai Rachel Schmidt sebelum akhirnya menikah dengan bajak laut bernama George Wall. Ia merupakan bajak laut wanita pertama yang berasal dari Amerika. Setelah menikah dengan George, ia membuat bisnis bajak laut dengan beberapa orang. Mereka semua memiliki markas di Isle of Shoals.
7. Jacquotte Delahaye
Jacquotte Delahaye lahir di Haiti sekitar abad ke-17 masehi. Ia menjadi seorang bajak laut untuk melindungi adiknya yang mengalami cacat mental. Ibunya pun yang merupakan orang tua tersisa meninggal saat melahirkan adik satu-satunya. Jacquotte menjadi bajak laut yang sangat handal dan kejam hingga selalu menjadi buruan pihak pemerintah.
8. Grace O’Malley
Grace O’Malley dikenal dengan nama Granuaile. Seorang bajak laut wanita tangguh keturunan keluarga perompak di Irlandia. Ia menjalankan tradisi keluarga dengan menguasai garis pantai Irlandia mulai tahun 1560. Ia kerap menjarah kapal-kapal yang lewat, dan membunuh sebagian besar awak kapalnya.
9. Ratu Teuta of Illyria
Teuta adalah bajak laut wanita pertama dalam sejarah peradaban manusia di dunia. Ia hidup di abad ke-3 sebelum masehi. Teuta menjadi seorang ratu dan memerintah suku Ardiaei. Kekuatannya awal kapal yang besar membuat Teuta menguasai Laut Adriatic yang memanjang di Semenanjung Balkan, Eropa.
10. Sadie the Goat
Sadie the Goat adalah seorang bajak laut yang melakukan aksinya di sungai Hudson. Awalnya ia merupakan seorang penjambret yang kerap menjatuhkan korbannya dengan “menyeruduk”. Itulah mengapa ia mendapat julukan si kambing atau the Goat. Sadie berhenti jadi penjambret setelah kehilangan telinga akibat bertarung dengan musuhnya.
Satu kata saja untuk para bajak laut wanita ini: gila! Dengan segala keterbatasannya, ia mampu berbuat mengerikan seperti yang dilakukan oleh para bajak laut pria! Kira-kira, saat ini masih ada tidak ya, bajak laut wanita?