Categories: Trending

9 Penyakit Mata Berbahaya yang Perlu Diketahui Pengguna Lensa Kontak

Dibanding kacamata, softlens banyak dipilih karena lebih simple dan menunjang penampilan. Umumnya pemakai soflens ini ada dua macam. Pertama softlens digunakan untuk menggantikan fungsi kacamata. Kedua, softlens dipakai sekedar untuk gaya-gayaan saja. Sayangnya, softlens yang dianggap dapat mempercantik bola mata ini mempunyai banyak efek samping yang belum banyak diketahui si pemakai.

Sebenarnya jaringan selaput mata kita merupakan area yang sangat sensitif. Ibaratnya tiram yang punya kepekaan tinggi pada partikel sekecil apapun. Meski lensa kontak sudah dibuat sedemikian rupa agar nyaman di bola mata, tapi teknologi sering kalah dengan faktor manusianya. Misalnya penggunaan lensa kontak semalaman, lewat masa pemakaian, tidak bersih, atau memang tidak cocok. Beberapa penyakit mengerikan yang mengintai pemakai softlens di antaranya adalah leukoma, edema, infeksi kornea dan beberapa penyakit lainnya.

Infeksi Kornea

Infeksi kornea oleh bakteri Pseudomonas [image: source]
Infeksi kornea merupakan penyakit yang paling banyak ditakuti semua orang. Sebab jika kornea terinfeksi, maka besar peluang untuk menderita kebutaan. Penyakit ini bisa timbul karena seseorang memakai softlens yang dihinggapi berbagai macam kuman, virus, dan bakteri. Biasanya, softlens terlalu sering dipakai atau terlalu lama disimpan, sehingga menjadi sarang bakteri.

Bleparitis

Peradangan kelopak mata [Image: source]
Penyakit ini terjadi jika mata tidak cocok dengan softlens yang dipakai. Ketidakcocokan ini menyebabkan inflamasi (kondisi memerah) pada kelopak mata. Jika hal ini terjadi, kompres mata dengan air hangat sebagai pertolongan pertama dan segerakan periksa ke dokter.

Keratitis

Penyakit mata keratitis [image: source]
Keratitis disebabkan oleh bakteri Adenovirus yang menginfeksi. Akibatnya terjadi peradangan pada kornea mata. Ciri-ciri keratitis adalah mata berwarna merah, mengeluarkan cairan yang berlebihan, dan mata membengkak.

Penyakit Leukoma

Leukoma [image source]
Gejala leukoma adalah keberadaan bercak putih di dalam kornea mata. Jika hal ini terjadi, dipastikan softlens yang kamu pakai telah tercemar. Keberadaan leukoma ini akan menyebabkan kornea mata tidak fokus, sehingga penderita akan kesulitan untuk melihat.

Ulkus Kornea

Ulkus kornea mata [image: source]
Jika pada kornea mata terdapat luka terbuka pada lapisan terluar, maka itulah yang disebut ulkus kornea. Penyakit ini disebabkan oleh pemakaian softlens secara terus-menerus, sepanjang hari. Kontak matahari secara langsung harus dihindari bagi penderita, karena hal ini menyebabkan nyeri yang hebat.

Konjungtivitis

Konjungtivitis [image source]
Penyakit konjungtivitis adalah munculnya peradangan di konjungtiva. Peradangan ini terjadi di selaput lendir mata. Konjungtivis bisa menyebabkan pembengkakan pada mata. Bahkan jika lebih parah, bisa merusak konrea mata. Gejala penyakit ini adalah mata seperti kemasukan benda asing, ada rasa mengganjal. Selain itu, sekitar mata sakit, dan adanya rasa gatal di sekitar mata.

Kebutaan

Kebutaan [image source]
Kebutaan adalah resiko terparah dari penggunaan softlens. Menurut survei, sebanyak 1% dari pengguna softlens mengalami kebutaan. Satu kasus kebutaan terjadi karena cairan plastik softlens meleleh karena panas dan asap pembakaran. Akibatnya cairan plastik tersebut merekat kencang di mata dan sulit untuk dilepaskan, dan terjadilah kebutaan permanen. Karena itulah, bagi pemakai softlens harus berjaga jarak dengan api maupun asap dari api.

Katarak

Katarak [image source]
Pengguna softlens juga beresiko terkena penyakit katarak. Hal ini bisa terjadi jika softlens yang digunakan melukai kornea mata. Ketika kornea terluka, maka gangguan seperti katarak bisa saja terjadi. Gejala katarak adalah selepas melihat matahari secara langsung, maka penderita tidak akan bisa melihat selama beberapa detik akibat silau dan pusing. Ciri-ciri lain penderita katarak adalah silau ketika melihat lampu di malam hari.

Iritasi Mata

Iritasi mata [image: source]
Saat memakai softlens, harap menghindari lingkungan berdebu atau melakukan kegiatan di tempat berdebu. Tanda mata yang iritasi adalah munculnya gatal-gatal di sekitar mata. Selain itu, mata akan memerah dan berair. Softlens yang terlalu kering juga bisa menimbulkan iritasi. Karena itu, softlens harus dibiarkan tetap basah meski sedang tidak dipakai.

Beberapa penyakit mengerikan di atas bisa anda gunakan sebagai pertimbangan sebelum memakai softlens. Penampilan menarik memang penting, tapi dari kesemuanya, kesehatan adalah yan9g utama.

Share
Published by
Aini Boom

Recent Posts

Statemen Arra Bocah Viral Dianggap Menyinggung Pekerja Pabrik, Ortu Dikritik Netizen dan Psikolog

Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…

7 days ago

Profil Fedi Nuril, Sang Aktor yang Gencar Kritik Pemerintah dan Pejabat Publik

Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…

1 week ago

Kontroversi RUU TNI yang Mendapat Penolakan Masyarakat

Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…

2 weeks ago

Indonesia Airlines, Maskapai Indo tapi Memilih Berpusat di Singapura

Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…

2 weeks ago

Kasus Pencabulan oleh Kapolres Ngada, Akhirnya Pelaku Dimutasi

Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…

3 weeks ago

Terkuaknya Skandal Aktor Termahal Korea Selatan, Netizen: Hindari Pria Korea

Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…

3 weeks ago