Halo Sahabat Boombastis! Apakah kamu adalah pecinta lalapan atau pecel lele? Kalau iya, kamu tentu tidak asing lagi dong dengan kol goreng. Yap, makanan satu ini, entah mengapa terasa enak banget saat masuk mulut. Ya, walaupun sekilas terlihat tidak menarik, kamu pasti ketagihan, tak cukup dengan satu atau dua kali mencoba.
Kol sendiri merupakan sayuran dengan jutaan manfaat untuk tubuh. Sayuran hijau satu ini dikenal mengandung senyawa sulforaphane yang bisa mencegah kanker. Selain itu, ada juga apigenin yang dapat menurunkan ukuran kanker payudara. Sayangnya, saat kol digoreng –apalagi berlebihan ya—ia bisa menghasilkan zat jahat yang malah bisa memicu berbagai penyakit. Apa saja? Yuk, kepoin!!
Rusaknya kandungan yang ada di dalam kol
Kol goreng yang dapat memicu kanker
Memicu obesitas dan serangan jantung
Komentar warganet terkait lelucon kol goreng
2beer! apasi enaknya kol goreng? minyakan, bau eek, warnanya jelek. kok bisa orang2 ampe demen bet ama kol goreng. gw mah mending jamur goreng lah! pic.twitter.com/wo3IWfTmxz
— TUBIRFESS – JUALAN/PROMO CUMA DI LAPAK KHUSUS! (@tubirfess) July 4, 2019
Terlepas dari berbahayanya kol goreng dari segi medis. Ini ada sebuah cuitan netizen Twitter terkait kol goreng. Sebuah akun @tubirfess membuat sebuah tweet jika kol goreng itu minyakan, bau eek, serta warnanya jelek. Ia juga merasa heran mengapa banyak orang yang suka dengan kol goreng. Ya, sontak saja para pecinta kol goreng militan langsung menghujat balik si pembuat tweet. Ternyata tak hanya memicu kanker (jika dimakan secara berlebihan) ya, kol goreng juga bisa menyulut peperangan nih.
BACA JUGA: Dari Semangka Hingga Kentang, 4 Makanan Ini Dilarang Disimpan di Dalam Kulkas
Pada dasarnya, setiap makanan yang dikonsumsi secara berlebih-lebihan itu tidak baik dan bisa saja membahayakan, termasuk kol goreng ini. Namun, kalau hanya penasaran ingin mencoba, ya enggak ada salahnya. Tapi, akan lebih baik lagi kalau kamu mengganti kol goreng dengan kol segar.