in

Bakalan Runyam, Hal Semacam Ini Akan Terjadi Pada Masyarakat Jika Atribut TNI Dijual Bebas

Sosok TNI yang terlihat mempunyai aura gagah dan sangar, ternyata mengundang daya tarik tersendiri bagi masyarakat sipil. Banyak dari pemuda dan pemudi negeri ini berebut mendaftarkan diri menjadi anggota abdi negara tersebut. Tak heran, Masyarakat yang merasa perlu untuk menjadi bagian dari anggota militer itu dengan caranya masing-masing. Yang miris, beberapa diantara malah berujung dengan tindakan negatif.

Contohnya adalah penyalahgunaan atribut TNI yang kerap digunakan warga sipil. Seperti modus menjadi tentara gadungan yang bertujuan memeras hingga menipu korban, menempelkan stiker biar dikira kerabat anggota TNI dan masih banyak lagi. Hal ini tentu saja sangat meresahkan sekaligus mencoreng nama baik satuan tentara di mata masyarakat. Seperti apa penyimpangan atribut TNI itu? Simak ulasannya berikut ini.

Nyamar jadi tentara biar bisa dekati gadis cantik

Terciduk setelah ketahuan belangnya [sumber gambar]
Jurus menyamar sebagai tentara gadungan ternyata cukup ampuh untuk mengelabui masyarakat. Salah satunya yang dilakukan oleh seorang driver ojol bernama Rifaldi Ramdani di Bogor, Jawa Barat. Berbekal seragam dan atribut miiter TNI AU yang dibelinya secara bebas di toko dan jalur online, ia sukses menipu seorang gadis yang berhasil dipacarinya selama 3 tahun. Lucunya, ia bahkan sempat mengaku sebagai pengacara sebelum akhirnya berubah menjadi anggota POM TNI AU. Alhasil, ia pu langsung diciduk satuan Polisi Militer yang asli. Ini nih akibat bebasnya atribut TNI digunakan warga sipil. Jangan ditiru deh Sahabat Boombastis.

Terobsesi jadi tentara untuk main gagah-gagahan

Terancam masuk bui karena ingin gagah-gagahan seperti Tentara [sumber gambar]

Meski tak berujung tindakan kriminal, bukan tidak mungkin aksi pria yang satu ini bisa berbahya di masa depan. Memanfaatkan bebasnya membeli atribut TNI, sosok yang bernama Gusti Aji itu selalu tampil pede di masyarakat dengan menggunakan pakaian tentara. Tak tanggung-tanggung, pangkat Kolonel pun ia sematkan agar tampil meyakinkan. Lucunya, meski berpangkat setara perwira menengah, Gusti Aji kerap terlihat makan di warteg yang mengundang kecurigaan warga. Alhasil, dirinya pun langsung ditangkap petugas ub Garnisun 0508 Kota Depok. Oalah, ternyata cuma mau gagah-gahan tho Sahabat Boombastis.

Gunakan seragam loreng dan berhasil dapatkan uang tunai ratusan juta

Perampok bercelana loreng dan bawa senjata [sumber gambar]
Inilah akibat fatal jika atribut TNI mudah didapatkan oleh warga sipil. Tak hanya sebatas digunakan untuk bergaya, tapi bisa juga dipakai untuk hal negatif seperti merampok misalnya. Seperti yang terjadi di Medan, tampak seorang pria bercelana loreng dan menenteng senjata terlihat merampok sebuah toko ritel. Hal itu diketahui dari rekaman CCTV setelah pelaku berhasil menggasak uang sebanyak Rp 150 juta. Terbukti, segala atribut berbau militer sangat berbahaya bila berada di tangan yang salah.

Sok belagu dan langgar aturan lalu lintas

Stker cap TNI yang sering bikin orang belagu di jalanan [sumber gambar]
Salah satu efek berbahaya dari bebasnya menggunakan atribut TNI adalah, para warga sipil bisa bertindak sesuka hatinya. Tak jarang, mereka kerap menempelkan simbol TNI seperti darat laut dan udara di plat nomor mobilnya untuk berbagai tujuan. Selain agar disegani, biasanya aksi tersebut digunakan untuk menakut-nakuti anggota kepolisian yang sedang melakukan operasi lalu lintas. Tak jarang, mereka juga kerap seenaknya di jalanan karena merasa dirinya aman berkat stiker TNI. Jangan-jangan Sahabat Boombastis pernah seperti ini?

Terbukti, Lebih banyak efek negatif dari pada yang positif jika atribut TNI digunakan warga sipil. Selain mencoreng nama besar korps tentara, tindakan semacam itu justru dapat menyeret pelakunya ke dalam penjara. Gimana Saboom, masih mau sok-sokan jadi tentara gadungan?

Written by Dany

Menyukai dunia teknologi dan fenomena kultur digital pada masyarakat modern. Seorang SEO enthusiast, mendalami dunia blogging dan digital marketing. Hobi di bidang desain grafis dan membaca buku.

Leave a Reply

Mengenal Golden Gol, Babak Hidup Mati Paling Dramatis di Jagad Sepak Bola

Mengenal Bir Pletok, Minuman Keras Asal Indonesia yang Halal dan Banyak Manfaatnya