Sejak dulu, yang namanya kemenangan memang menyenangkan. Siapa sih yang nggak bangga bisa memenangkan persaingan dan mengukir prestasi? Mungkin karena itulah setiap orang akan berusaha sekuat tenaga untuk memenangkan sebuah persaingan. Namun kadang ada juga beberapa orang ‘licik’ yang berusaha menjadi pemenang tanpa perlu berusaha keras.
Setiap atlet atau olahragawan pasti tahu bahwa bertanding dengan sportif dan jujur itu penting. Tapi mungkin karena sudah dibutakan dengan keinginan buat jadi pemenang dan terkenal, akhirnya beberap oknum atlet mengambil jalan pintas dan berbuat curang.
1. Boris Onischenko
Boris Onischenko adalah seorang atlet anggar asal Uni Soviet. Sebenarnya dia termasuk atlet yang paling dikagumi karena rentetan prestasi yang dia raih. Tapi namanya tercoreng setelah ketahuan curang dalam pertandingan Olimpiade Montreal tahun 1976. Saat itu, Boris bertanding melawan Jim Fox dari tim Inggris.
2. Rosie Ruiz
Tahun 1980, Rosie Ruiz memenangkan Boston Marathon yang berjarak 42 km. Hebatnya lagi, ia berhasil meraih rekor tercepat, yaitu hanya dalam waktu 2,5 jam saja. Tapi anehnya dia nggak terlalu berkeringat meski sudah lari sejauh itu. Rambutnya saja masih rapi dan wajahnya tidak kemerahan seperti pelari lainnya. Juri sebenarnya curiga, tapi karena nggak ada bukti, kemenangan tetap diberikan pada Ruiz.
3. Tom William
Tahun 2009, tim rugby Harlequins bertanding melawan Leinster di babak perempat final dan kelihatannya akan kalah. Tom Williams, pemain Harlequin harus dibawa keluar lapangan karena mulutnya berdarah-darah meskipun nggak kelihatan ada luka. Akhirnya, Nick Evans yang merupakan kicker terbaik masuk menggantikannya. Tapi tetap saja mereka akhirnya kalah.
Karena Leinster menang, mereka nggak bisa memeriksa apakah cedera Williams itu sungguhan. Tapi ternyata nggak sama sekali. Ia mengambil sebuah kapsul darah di kaos kakinya pada menit ke-69 lalu mengigitnya dan pura-pura terluka. Ini dilakukan agar timnya bisa ganti pemain. Bahkan dokter timnya diminta melukai bibir William agar kelihatan terluka beneran. Direktur tim Harlequins akhirnya dilarang terlibat dalam rugby selama 3 tahun dan harus membayar denda, sementara Tom Williams dilarang bermain selama 12 bulan.
4. Dora Ratjen
Dora Ratjen adalah seorang atlet Jerman yang bertanding di Olimpiade 1936 untuk kelas lompat tinggi wanita. Langkah curang yang diambil lebih nyeleneh lagi, karena Dora sebenarnya itu pria bernama Hermann. Organisasi Hitler Youth memaksanya mengikat alat kelaminnya dan pura-pura jadi wanita demi memenangkan pertandingan.
5. Panama Lewis
Kecurangan yang dilakukan Panama Lewis ini kebangetan banget. Dalam pertandingan tinju antara Lewis Resto dan Billy Collins Jr., ia mengambil sebagian besar bahan pengisi di sarung tinju Resto. Ia bahkan melapisi perban di tangan resto dengan gips. Artinya sama saja dengan menghajar Resto dengan batu selama 10 ronde! Ngeri, kan!
6. Diego Maradona
Dunia sepakbola tentu kenal dengan nama Diego Maradona. Pada pertandingan Piala Dunia 1986, Argentina bertanding melawan Inggris di babak perempat final. Dalam pertandingan tersebut, Diego Maradona mencetak gol yang fenomenal. Namun ternyata, gol tersebut dilakukan dengan tinju kirinya dan hal tersebut harusnya mendapatkan pinalti.
Tapi sayang, wasit nggak melihat kejadian tersebut, sehingga Argentina mendapatkan 1 gol. Pertandingan berakhir dengan kemenangan Argentina 2-1 sehingga berhak maju ke babak final. Di akhir turnamen, Argentina berhasil memenangkan Piala Dunia 1986. Tapi hal ini justru menambah kontroversi dari gol yang seharusnya dianulir tersebut.
7. Tim Paralympic Spanyol
Paralympic adalah sebuah pertandingan olahraga yang pesertanya memiliki kecacatan. Tahun 2000, tim basket paralympic Spanyol dengan kategori “cacat mental” berhasil menjadi pemenang. Tapi seorang jurnalis menyelidiki para pemain dan ternyata tim Spanyol tidak menjalani tes yang diperlukan untuk dinyatakan cacat mental.
Kebangetan banget kalau sampai harus curang demi meraih kemenangan. Karena itu justru membuktikan sikap pengecut dan lemah. Kemenangan yang dicapai juga nggak berarti, karena bukan dengan usaha sendiri. Bahkan kalau sampai ketahuan bakal sangat memalukan!