in

Bukan Asian Games 2018, Inilah Catatan ‘Terbaik’ Indonesia dalam Ajang Olahraga se-Asia

Sebagai salah satu peserta sekaligus tuan rumah, kiprah Indonesia di Asian Games 2018 memang layak diberikan acungan jempol. Selain sukses menggelar ajang ini menjadi fantastis, para atlet juga berhasil membuat negara kita masuk di jajaran lima besar. Kegemilangan tersebut menjadi titik bangkit olahraga nasional setelah empat tahun lalu alami nasib ‘nahas’ di Asian Games Incheon.

Meski alami peningkatan yang signifikan, rupanya posisi Indonesia yang menduduki peringkat ke empat kejuaraan olahraga Asia tersebut bukanlah yang terbaik. Dari beberapa kali keikutsertaannnya, peringkat terbaik yang ditorehkan Indonesia adalah saat Asian Games 1962. Berlaga di kandang sendiri, yakni Jakarta atlet tanah air mampu tunjukkan kemampuan terbaiknya. Berikut pemaparan prestasi terbaik Indonesia kala itu.

Indonesia sukses menduduki peringkat ke dua dari 17 peserta

Perayaan Asian Games 1962 [Sumber Gambar]
Seperti yang telah disinggung tadi, sebagai tuan rumah memang ketika itu atlet Indonesia tampil dengan gahar. Beberapa kali cabang olahraga sukses dimenangi dan lawan-lawan dari 17 negara Asia pun juga bisa dikalahkan. Melansir laman Kompas, hasil tersebut menjadikan Indonesia keluar sebagai juara kedua di Asian Games 1962 setelah sukses merengkuh 51 medali. Jumlah yang didapatkan putra dan putri bangsa kalah dari kontingen Jepang, namun unggul satu medali dari India yang hanya mampu memperoleh 50. Setelah tahun tersebut prestasi terbaik Indonesia adalah sekarang dengan peringkat empat.

Seperti silat, Bulutangkis jadi cabang debutan penyumbang emas terbanyak

Berita mengenai bulutangkis juara [Sumber Gambar]
Bukan rahasia lagi jika Asian Games 2018 ini pencak silat menjadi cabang olahraga (cabor) bisa dibilang tersukses. Hal ini dibuktikan dengan torehan medali terbanyak berhasil dipersembahkan oleh kontingen seni bela diri  ini di ajang tersebut. Mereka sukses mendulang 14 emas, 1 perunggu dari 16 kelas yang diperlombakan. Prestasi hebat yang ditunjukkan pencak silat tadi, saat Asian Games 1962 juga dipertontonkan oleh cabor bulutangkis. Sebagai cabor debutan para pebulutangkis mampu menunjukkan penampilan gahar. Dilansir laman CNN, mereka sukses mengumpulkan 5 emas, 3 perak dan 3 perunggu. Lewat hasil tersebut Djamaluddin dan kawan-kawan menjadi kontingen penyumbang medali terbanyak.

Beberapa cabang olahraga penyumbang medali ketika itu

Salah satu atlet peraih mendali di Asian Games 1962 [Sumber Gambar]
Selain bulutangkis beberapa cabang yang mewakili Indonesia di ajang ini juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Kendati tidak selalu akhiri partisipasi dengan gelar juara, namun semangat untuk membuat negara kita berjaya patut diberikan apresiasi setingi-tinginya. Apalagi ketika itu tidaklah banyak ditunjang fasilitas mentereng layaknya sekarang. Selain bulutangkis ada 10 cabang lain yang berhasil sumbangkan emas. Dikutip laman CNN, cabor tersebut adalah sepeda dengan tiga emas dan satu perunggu, atletik dua emas dan enam perunggu serta lompat indah, lalu berlanjut dengan renang, tinju, tenis, polo air, voli indoor, dan gulat.

Jepang juara Asian Games 1962 kagum dengan Indonesia

Altet Jepang menjadi Juara [Sumber Gambar]
Apabila saat ini kita mengenal Cina sebagai rajanya olahraga di Asia, berbeda halnya ketika Asian Games 1962 lalu. Nama Jepang adalah yang terbaik dengan keluar sebagai juara umum ajang olahraga empat tahunan tersebut. Para atlet negara Matahari Terbit ungguli Indonesia di peringkat dua dengan koleksi 161 buah medali. Kegemilangan Jepang dalam mendulang prestasi ini disebabkan oleh kualitas atlet yang dikirimkan oleh mereka memang luar biasa. Ketika meraih juara umum Jepang ternyata juga mengaku menyimpan kekaguman dengan Indonesia. Melansir laman Juara.net, lewat perwakilannya mereka menyebut Indonesia negara yang gila lantaran mampu menyelesaikan proyek Asian Games dengan waktu singkat dan tanpa ribut-ribut.

Melihat perbedaan sekarang dan dahulu memanglah mencolok, namun hal tersebut tidak bisa jadi tolak ukur penentu siapa yang terbaik. Ulasan ini hanya jadi pengingat jika saat Asian Games 1962 peringkat Indonesia ternyata juga sangat baik. Selain itu membuktikan apabila sejak dahulu putra dan putri bangsa yang bergelut di olahraga memang sudah luar biasa hebat.

Written by Galih

Galih R Prasetyo,Lahir di Kediri, Anak pertama dari dua bersaudara. Bergabung dengan Boombastis.com pada tahun 2017,Merupakan salah satu Penulis Konten di sana. Lulusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Malang. Awalnya ingin menjadi pemain Sepak Bola tapi waktu dan ruang justru mengantarkan Ke Profesinya sekarang. Mencintai sepak
bola dan semua isinya. Tukang analisis Receh dari pergolakan masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Tanpa Harus Menunggu Pemerintah, 5 Energi Alternatif Ini Bisa Bikin Rakyat Indonesia Kaya Raya

Heboh! Anak Baru Lulus SD Ini Nikahin Cewek SMA, Bikin Netizen Geleng Kepala