Keindahan yang ditawarkan oleh hunian berkonsep Taman Kota di Chengdu, Cina, ternyata tak berjalan seperti yang diharapkan. Properti yang dilengkapi dengan tanaman hijau itu justru mengundang malapetaka baru, yakni wabah nyamuk yang bersarang di tengah rimbunnya dedaunan yang ada.
Sebelumnya, kompleks Taman Kota Qiyi yang digadang-gadang sebagai hunian hijau itu diprediksi mampu menyaring polusi udara dan meredam sedikit suasana sekitar yang padat dan bising. Namun hal tersebut rupanya malah menimbulkan perkara baru yang tidak pernah diduga oleh pengelola dan penghuninya.
Bangunan tempat tinggal yang dilengkapi 20 jenis tanaman
Gagal menjadi hunian yang nyaman karena menjadi sarang nyamuk
Gedung yang akhirnya hanya dihuni oleh beberapa orang saja
Ide hutan vertikal yang dianggap jadi solusi atasi polusi di Chengdu
Kisahnya viral dan jadi sorotan di media sosial
The first vertical forest residential community is built in Chengdu, SW China, Sichuan Province. It‘s the first 4th generation housing project focusing on increasing the green rate and developing vertical greening to improve urban ecological environment. https://t.co/S78yd2a12o pic.twitter.com/QyyMdI7viL
— Global Times (@globaltimesnews) November 23, 2018
Cabang-cabang yang menggantung di pagar di seluruh menara membuat hunian tersebut terlihat tidak layak untuk ditinggali manusia. Fotonya pun beredar luas di media sosial dan menjadi sorotan netizen lokal di Cina hingga luar negeri. Ide hutan vertikal untuk menekan polusi udara dan suara pun terancam gagal karena digantikan oleh wabah nyamuk yang bersarang di sana.
BACA JUGA: Horornya Makoko, Kota Kumuh Terapung di Nigeria yang Benar-benar Eksis di Muka Bumi
Jika dilihat sekilas, suasana gedung dengan ratusan tanaman yang mulai rimbun itu mirip seperti adegan film-film bertema zombie atau pasca-apokaliptik. Terlihat suram tak terurus dan seolah ditinggalkan oleh penghuninya. Gimana menurutmu Sahabat Boombastis?