Setiap tahun, tiap daerah bakal mengajukan rencana keuangan yang bakal digunakan untuk membangun dan memajukan daerah mereka. Namun, beberapa kali ditemukan anggaran dana yang dinilai janggal dan tidak masuk akal. Padahal, seharusnya uang tersebut bisa digelontorkan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat. Apa saja sih anggaran dana pemerintah yang bikin melongo? Simak ulasan berikut.
Anggaran dana karangan bunga mencapai Rp1 miliar
Beberapa waktu lalu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK atas kasus suap pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di Pemkot Bekasi. Namun, yang bikin heboh justru hal yang terjadi sehari sebelum OTT tersebut. Ialah terungkapnya anggaran dana untuk karangan bunga yang dinilai sangat besar, yaitu Rp1,1 miliar. Anggaran dana karangan bunga di APBD Kota Bekasi ini ternyata meningkat dari tahun ke tahun.
Bupati Jember ingin bangun lapangan golf seharga Rp5 miliar
Ada yang mengejutkan di rencana APBD tahun anggaran 2022 Kabupaten Jember. Bagaimana tidak? Ada permintaan anggaran untuk membangun sarana golf di Desa Glantangan, Kecamatan Tempurejo, Jember. Lahan golf yang bakal dibangun itu merupakan milik PTPN XI seluas 50 hektar.
Anggaran lem sampai ATK mencapai ratusan miliar
Di akhir tahun 2019 lalu, sempat heboh tentang kejanggalan anggaran pada rancangan APBD DKI Jakarta 2020. Terdapat pengajuan anggaran dana oleh Pemprov DKI untuk membeli lem merek Aibon sebesar Rp82,5 miliar. Angka yang sangat besar untuk satu jenis ATK saja. Ternyata, jumlah itu baru satu pengadaan, di mana pengadaan ada pengadaan serupa yang jika ditotal mencapai Rp127 miliar.
Pertanyaannya, untuk apakah lem tersebut disuplai kepada setiap siswa tiap bulan? Selain lem Aibon, ada pula pengadaan alat tulis kantor yang tak masuk akal, yaitu untuk pulpen saja mencapai Rp678 miliar!
Hampir 100 miliar digelontorkan untuk influencer
Sudah sejak beberapa tahun lalu, pemerintah Indonesia menggunakan jasa influencer untuk mempromosikan program kerja mereka atau sosialisasi kebijakan. Namun, yang bikin kaget adalah penggunaan anggaran pemerintah pusat untuk influencer selama tahun 2014-2020 mencapai Rp90,45 miliar.
BACA JUGA: Anggaran Karangan Bunga Sampai Rp 1,1 M, Ternyata Pejabat Ini Kena OTT KPK
Angka yang sangat fantastis dan mengherankan jika melihat untuk apa uang itu dianggarkan. Misalnya saja lapangan golf, yang sebenarnya tidak berpengaruh secara langsung untuk masyarakat. Semoga ke depannya bakal terus ada pemeriksaan ulang yang jeli terhadap rancangan anggaran yang akan dikeluarkan negara.