in

Wanita yang Dinikahi Syekh Puji Makin Bahagia, Ini Anggapan Salah Tentang Hubungan Beda Usia

Menikah beda usia, memang selalu menjadi bahan perbincangan banyak orang. Di mana banyak masyarakat yang beranggapan kalau menikah seperti itu tidak pernah didasari dengan rasa cinta. Ada berbagai macam faktor yang menaunginya, seperti pernikahan Syekh Puji dengan gadis berusia 12 tahun bernama Ulfa. Diduga pernikahan tersebut dilakukan atas dasar nafsu belaka.

Tapi pada kenyataannya, Ulfa yang dulu kita kasihani, kini berubah drastis. Ia sekarang menjadi sosok yang lebih dewasa dan bahagia. Malah, Syekh Puji dan Ulfa kini dikaruniai dua orang anak yang lucu-lucu. Jadi, kehidupan keduanya bisa mematahkan anggapan buruk dari masyarakat seperti di bawah ini.

Pernikahan beda usia pasti tidak ada rasa cinta dari salah satunya

Ini nih yang sering jadi perbincangan utama masyarakat. Adalah tidak ada rasa cinta dari salah satu pihaknya. Terutama mempelai yang usianya lebih muda. Ya jelas saja, orang yang berusia lebih muda tentunya menginginkan pasangan yang seumuran. Atau lebih tua namun jaraknya tidak terlalu jauh.

Tidak cinta pada salah satu pihak [Sumber Gambar]
Nah, dari sini banyak para warga menganggap jika mempelai tersebut dipaksa untuk menikah dengan beragam alasan. Padahal tidak semua pernikahan beda usia didasari seperti itu lho. Pasalnya, kini warga Indonesia mempunyai hak asasi yang diperbolehkan untuk mengeluarkan pendapat jika tidak setuju dengan tindakan apapun.

Memutuskan menikah hanya karena masalah ekonomi

Anggapan kedua yang paling mungkin jadi bahan gosip yaitu tentang ekonomi. Hal ini pada umumnya jadi dasar utama lantaran orangtua sudah tidak bisa lagi membiayai hidup keluarganya. Jadi, jalan keluar yang paling bisa untuk dilakukan adalah menikahkan sang anak atau adik kepada orang berbeda usia.

Masalah ekonomi [Sumber Gambar]

Di mana orang yang usianya jauh lebih tua tersebut mempunyai harta berlimpah dan bisa memenuhi kebutuhan sampai tujuh turunan. Fenomena tersebut sih memang sangat mungkin untuk terjadi, tapi perlu diingat nih, enggak semuanya seperti itu lho. Harta bukan satu-satunya alasan untuk membuat keputusan yang besar seperti ini.

Tidak akan bahagia sampai seterusnya

Hal yang paling ditakutkan oleh masyarakat tentang pernikahan beda usia yakni tidak akan ada kebahagiaan. Boro-boro harmonis, mau lihat muka pasangannya saja ogah karena merasa tidak cinta. Kisah seperti ini sangat dikhawatirkan karena akan memicu banyak dampak bagi pihak yang tidak mencintai.

Tidak bahagia sampai akhir [Sumber Gambar]
Seperti lebih mudah stres, merasa hidup tak adil dan bahkan bisa nekat melakukan bunuh diri karena rumah tangga ini. Sehingga membuat bahtera rumah tangga pasangan suami istri tersebut menjadi tak bahagia. Tapi Sahabat Boombastis tak perlu berpikiran terlalu jauh seperti ini. Dikarenakan pernikahan dengan rentang umur yang sangat jauh tak melulu berakhir perceraian atau tragis. Buktinya ya seperti Syekh Puji dan Ulfa tadi nih gengs.

Pemaksaan dari pihak keluarga dengan beragam alasan

Pernyataan terakhir yang kerap disebutkan yakni pemaksaan dari pihak keluarga. Biasanya ada banyak alasan yang mendasari pernikahan beda usia ini. Misalnya tuntutan ekonomi, perjodohan sejak kecil atau masalah adat. Dan dari aturan-aturan ini pada umumnya pihak yang dinikahkan tidak bisa untuk menolaknya.

Pemaksaan dari pihak keluarga [Sumber Gambar]
Ya itu hanya gambaran Sahabat Boombastis. Namun pemaksaan sepertinya tidak akan bisa dihindari di kehidupan sehari-hari. Sebab itu sudah merupakan suatu hak dari keluarga itu sendiri. Sehingga kita tidak pantas untuk berkomentar terkait dasar pernikahan beda usia yang satu ini.

BACA JUGA : 4 Pernikahan Beda Usia di Tahun 2018 yang Bikin Banyak Jomblo Merana

Itulah anggapan yang kerap kali disebutkan orang tentang pernikahan beda usia. Mungkin ada benarnya, tapi kita tidak berhak untuk menilainya secara berlebihan. Biarkan saja mereka menikah dengan umur yang rentang usianya terpaut jauh. Kita hanya bisa doakan supaya hubungan mereka langgeng sampai maut memisahkan.

Written by Firdha

Firdha Rahma, dilahirkan di Kota Malang tanggal 5 Agustus 1994. Ia tergabung di Boombastis.com sejak bulan Desember 2017. Perempuan bermata sipit ini suka sekali warna merah dan hewan yang bernama kucing. Dia mempunyai hobi menonton film segala genre, menulis dan baca-baca artikel tentang teknologi ponsel yang terbaru.
Punya hobi menulis sejak SMK, tapi belum begitu aktif di dunia blog. Nah, karena kuliah ada sedikit waktu senggang jadi kegiatan menulis bisa diterapkan kembali ke dalam blog. Blognya berisi tentang travelling, kuliner dan review film.

Leave a Reply

Kisah Mistis PS Palembang, Gagal Juara Setelah Beberapa Pemainnya Alami Kesurupan

Bikin Iri Wanita Se-Indonesia, Ini Rahasia Nana Mirdad agar Terus Disayang Suami