Di era modern seperti sekarang ini, semakin sedikit orang yang mau benar-benar peduli dan mengambil tindakan untuk apa yang terjadi di sekitarnya. Kebanyakan dari kita biasanya hanya diam atau mengeluh dan menyalahkan orang lain tanpa berbuat sesuatu yang nyata untuk mengubah keadaan.
Dunia adalah tempat yang luas, hal ini juga yang membuat banyak orang jadi skeptis sebelum bertindak. Kita tidak yakin apakah yang kita lakkukan bisa berhasil mengubah keadaan. Jangan mengira hanya orang-orang dewasa saja yang mampu mengubah dunia. Karena kenyataannya, anak-anak juga mampu melakukan hal diluar dugaan yang mampu membuat perubahan di dunia.
Saat dirinya berusia 13 tahun, Adele menyadari bahwa beberapa teman-temannya ternyata bermasalah dalam membaca. Hal ini kemudian menginspirasinya untuk membuat organisasi non-profit bernama Adele’s Literacy Library (ALL) untuk membantu mereka yang ingin belajar membaca.
Saat masih berusia, 14 tahun, ia tidak sengaja memecahkan kacamatanya dalam latihan tekwondo. Ia harus menunggu satu minggu untuk mendapatkan kacamata baru. Baginya, 1 minggu tersebut adalah masa yang sulit karena ia kesulitan melakukan hal-hal sederhana yang biasa ia lakukan sendiri tanpa bantuan kacamata. Hal ini kemudian menyadarkannya pada masalah yang lebih besar, yaitu 12 juta anak di dunia memiliki mata yang bermasalah tapi mereka tidak memiliki kacamata.
Kisah gadis kecil yang satu ini cukup mengagumkan tapi sekaligus juga menyedihkan. Saat baru saja merayakan ulang tahunnya yang pertama, Alexandra Scott didiagnosa penyakin neuroblastoma. Neuroblastoma adalah sejenis kanker yang terdapat pada sistem saraf yang sering ditemukan pada masa kanak kanak.
Nkosi Johnson terlahir dari seorang ibu yang menderita HIV/AIDS. Akibatnya, Nkosi juga terlahir dengan virus mematikan ini. Karena kondisi kesehatannya yang berbahaya, ia tidak diterima untuk masuk sekolah. Hal ini kemudian membuatnya mendapatkan sorotan media.
Kebanyakan anak berusia 6 tahun biasanya akan menggunakan uangnya untuk membeli kue, permen, atau mainan. Tapi tidak demikian halnya dengan Ryan Hreljac. Tahun 1998, salah seorang guru Hreljac bercerita di kelasnya bahwa di Afrika, air adalah sesuatu yang sangat jarang dan sulit didapat. Ryan kemudian memutuskan untuk mengumpulkan uang demi membuat sumur di Afrika.
Sejak dirinya masih berusia 5 tahun, Om Prakash Gurjar dan keluarganya bekerja sebagai buruh sampai ia berusia 8 tahun. Suatu ketika, seorang anggota aktivis Bachpan Bachao Andolan bertemu dengan Om Prakash Gurjar. Ia bingung dengan konsep kebebasan, sesuatu yang asing bagi Om dan keluarganya.
Saat masih berusia 10 tahun, Cassandra Lin menjalankan sebuah proyek yang disebut Project TGIF, Turn Grease Into Fuel. Gadis ini ingin membantu masyarakat lingkungannya namun sekaligus juga peduli dengan masalah pemanasan global yang terjadi. Dengan alasan inilah ia kemudian membuat Project TGIF.
Pernahkah kamu bertanya-tanya bagaiman huru braille diciptakan? Ini semua berkat anak kecil bernama Louis Braille. Sebuah kecelakaan di toko ayahnya membuatnya kehilangan penglihatan saat masih berusia 3 tahun dan menjadi buta total saat berusia 5 tahun. Ia keudian sekolah di Royal Institute for Blind Youth di Paris, tempat ia menciptakan huruf braille, sebuah sistem membaca dan menulis untuk mereka yang buta.
Anne Frank adalah satu dari 1,5 juta anak yang kehilangan kehidupan mereka karena Holocaust. Gadis ini dikenal didunia karena tulisan diary-nya yang dipublikasikan oleh ayahnya, Otto Frank pada tahun 1947. Tulisannya inilah yang membuat orang-orang paham sisi personal dari korban Holocaust lewat sebuah catatan pribadi pada tahun 1942-1944.
Malala Yousafzai adalah seorang gadis asal Pakistan yang terkenal setelah menerbitkan diary-nya di BBC Urdu. Ia banyak menuliskan tentang pendidikan wanita, meskipun saat itu Taliban berusaha keras untuk menentang pendidikan wanita di barat laut Pakistan (Swat Valley).
Anak kecil pada umumnya akan menghabiskan waktu untuk sekolah di taman kanak-kanak dan bermain. Namun, pagi hari bagi Iqbal adalah saat ia memulai pekerjaannya sebagai buruh di pabrik karpet di Pakistan. Ia harus bekerja dari pagi hari sampai sore hari, setiap hari.
Membaca beberapa kisah anak-anak menakjubkan di atas, kita tahu bahwa masih ada harapan untuk berjuang menjadikan bumi menjadi tempat yang lebih baik.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…