Dunia rasanya seperti sudah terbalik. Di mana beberapa masyarakat di belahan daerah manapun tidak mengenal sikap sopan santun. Fenomena ini termasuk sikap kurang ajar anak terhadap orangtua kandungnya sendiri.
Mungkin Sahabat Boombastis sudah tidak kaget lagi dengan kasus satu ini. Contohnya yaitu anak-anak sibuk membawa orangtuanya ke pengadilan karena alasan yang cukup konyol. Duh, bikin geram aja sih kelakuan anak-anak di zaman berkembang.
Menuntut kedua orangtua ke pengadilan karena telah melahirkannya
Ada-ada saja memang kelakuan pria bernama Raphael Samuel ini. Bayangkan saja, ia ‘menyeret’ ayah dan ibunya ke pengadilan karena tak terima dirinya dilahirkan. Pria asal India tersebut menganggap jika fenomena tersebut sangat menyalahi aturan. Alasannya karena dirinya telah dilahirkan tanpa persetujuan dari Raphael. Loh?
Benci dengan namanya, wanita ini gugat ayah dan ibunya
Sudah sejak dulu pepatah mengatakan kalau nama adalah sebuah doa. Jadi orangtua juga pasti memberikan nama kepada sang anak dengan arti yang terbaik agar doa-doanya bisa terkabulkan. Dan tentunya, si anak juga yakin kalau nama pemberian dari ayah dan ibunya pasti memiliki makna yang terbaik. Tapi sayangnya, hal ini tidak berlaku pada seorang wanita asal Louisiana.
Menggugat ibunya karena mengambil kayu di tanah kosong miliknya
Peristiwa miris juga terjadi di Indonesia. Seorang wanita bernama Manisa melaporkan orang yang telah melahirkannya ke dunia lantaran sudah mengambil sebilah kayu di lahan miliknya. Pada awalnya, Manisa melaporkan sang kakak, Ismail yang ia anggap telah mencuri kayunya. Namun di tengah-tengah penyelidikan, ibunya yang bernama Artija juga ikut terseret dalam kasus ini.
Demi menagih janji ke ibunya, remaja ini tak ragu selesaikan di pengadilan
Janji adalah perkataan yang harus dibayar. Itulah pepatah yang paling diingat oleh seorang remaja bernama Jordan Zeidman. Lelaki yang kini berumur 20 tahun tersebut tega membawa sang ibu ke pengadilan hanya karena masalah sepele. Adalah ingin mendesak ibunya untuk memberikan uang pemberian neneknya di kala ia masih berumur 13 tahun.
Ya begitulah sikap anak-anak di zaman yang sudah edan ini. Hanya karena masalah kecil, mereka tidak segan untuk menyelesaikan perkaranya ke meja pengadilan. Parahnya, mereka melakukan hal tersebut dengan bangga dan beberapa di antaranya menuntut menggunakan uang berjumlah fantastis.
BACA JUGA : 7 ‘Drama’ Selebritis yang Menuntut Orangtuanya Sendiri
Tapi, peristiwa di atas sebaiknya tidak untuk ditiru. Pasalnya semua permasalahan bisa diselesaikan baik-baik tanpa harus membawa ke jalur hukum. Apalagi kasusnya berkaitan dengan orangtua yang sudah membesarkan kalian hingga saat ini. Jadi, jika ada masalah baiknya segera diobrolkan, jangan dipendam agar bisa cepat diselesaikan.