in

Tahun Baru Islam akan Datang, 3 Amalan Sunnah Ini Bisa Mendulang Banyak Pahala

Tak terasa, tahun baru untuk umat Islam akan datang sebentar lagi. Menurut perhitungan, tahun baru akan jatuh tepat pada tanggal 11 September 2018. Namun sayangnya, tahun yang seharusnya disambut dengan meriah ini, malah dianggap biasa-biasa saja bagi sebagian orang. Kebanyakan orang lebih mementingkan perayaan tahun baru pada akhir Desember ketimbang Bulan Muharram ini.

Padahal, Tahun Baru Islam ini banyak keistimewaannya lho. Selain pergantian tahun, ia juga bisa membawa berkah bagi kita yang beragama Islam. Apalagi kalau bukan pahala yang berlipat-lipat. Contohnya seperti di bawah ini yang merupakan amalan sunnah untuk menyambut datangnya Tahun Baru Islam.

Puasa Asyura yang bisa hapus dosa selama setahun lalu

Amalan pertama yang bisa kalian lakukan adalah berpuasa Asyura. Amalan satu ini merupakan yang paling mulia di antara lainnya Sahabat Boombastis. Bahkan, tercantum dalam hadist H.R Muslim nomor 1163 dari sahabat Abu Hurairah radiyallohu anhu. Isinya adalah “Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa di Bulan Allah yaitu Muharram. Sedangkan salat yang paling utama setelah salat fardhu adalah shalat malam. “

Puasa Asyura [Sumber Gambar]
Lalu, kebaikan puasa yang dilakukan pada tanggal 10 Muharram ini juga dikupas dalam hadist H.R. Muslim nomor 1162. Di sana dituliskan jika Puasa Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu. Nah, kalau kalian ingin melakukannya, cukup berniat yang bunyinya seperti ini ‘Nawaitu sauma Asyuro sunnatal lilahita ala’.

Puasa Tasu’a sebagai pelengkap dari Asyura

Selain Puasa Asyura, Tasu’a juga memiliki banyak peran penting untuk memberikan kita pahala sebanyak-banyaknya. Dilansir dari akidahislam.com, jika puasa satu ini dilakukan sehari sebelum Asyura yaitu 9 Muharram. Bukan hanya kebetulan, tapi waktu dari Puasa Tasu’a ini mempunyai sejarah tersendiri Sahabat Boombastis. Dari Abdullah bin Abbas RA berkata: “Ketika Rasulullah SAW melakukan puasa Asyura dan memerintahkan para sahabat untuk berpuasa Asyura, maka para sahabat berkata: “Wahai Rasulullah, ini adalah hari yang diagungkan oleh kaum Yahudi dan Nasrani.”Maka beliau bersabda, “Jika begitu, pada tahun mendatang kita juga akan berpuasa pada hari kesembilan (tasu’a), insya Allah.”Ternyata tahun berikutnya belum datang, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam telah wafat.”

Puasa Tasu’a [Sumber Gambar]

Jadi intinya, puasa satu ini dilakukan supaya membedakan dengan hari perayaan Kaum Yahudi. Tapi, jika kalian tidak melakukan puasa Tasu’a itu tidak jadi masalah kok. Namun, dilansir dari Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, Yahya bin Syarf An Nawawi, terbitan dari Ibnu Hazm, cetakan pertama, tahun 1433 H jika sebaiknya untuk berpuasa pada tanggal 11 Muharramnya jika lupa atau tidak sempat. Sebab, puasa dua hari itu dianggap lebih afdol dan jadi berbeda dengan Kaum Yahudi. Untuk niatnya adalah seperti berikut ‘Nawaitu sauma tasu’a sunnatal lillahita’ala’.

Menyantuni anak yatim yang sangat bagus jika dilakukan di Bulan Muharram

Kalau dipikir-pikir, menyantuni anak yatim memang tidak perlu menunggu Bulan Muharram. Akan tetapi, jika itu dilakukan pada Tahun Baru Islam, maka Allah akan mengangkat derajat hambanya tersebut. Hal ini juga telah dijabarkan pada hadist di H.R. Bukhari nomor 5304 Sahabat Boombastis.

Menyantuni anak yatim [Sumber Gambar]
Isinya adalah sebagai berikut “Siapa yang mengusapkan tangannya pada kepala anak yatim, di hari Asyuro’ (tanggal 10 Muharram), maka Allah akan mengangkat derajatnya, dengan setiap helai rambut yang diusap satu derajat.” Kemudian, dilanjut lagi dengan kalimat ini “Saya dan orang yang menanggung hidup anak yatim seperti dua jari ini ketika di surga.” Beliau berisyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah, dan beliau memisahkannya sedikit.”

Tahun Baru Islam yang kerap dianggap biasa oleh orang banyak, ternyata memiliki keistimewaan tersendiri. Dengan amalan-amalan sunnah yang telah disebutkan di atas, kita bisa mendapatkan pahala berlipat dan juga dosa menjadi terhapus. Tapi dengan syarat, niat dalam hati kita baik dan juga ikhlas dalam melakukan tiga amalan di atas. Lalu tak hanya ingin mendapatkan pahala saja, tapi juga hendak mendapatkan ridho-Nya. Nah, kalau kalian sudah tahu keuntungannya, masih mau mengabaikan Bulan Muharram ini?

Written by Firdha

Firdha Rahma, dilahirkan di Kota Malang tanggal 5 Agustus 1994. Ia tergabung di Boombastis.com sejak bulan Desember 2017. Perempuan bermata sipit ini suka sekali warna merah dan hewan yang bernama kucing. Dia mempunyai hobi menonton film segala genre, menulis dan baca-baca artikel tentang teknologi ponsel yang terbaru.
Punya hobi menulis sejak SMK, tapi belum begitu aktif di dunia blog. Nah, karena kuliah ada sedikit waktu senggang jadi kegiatan menulis bisa diterapkan kembali ke dalam blog. Blognya berisi tentang travelling, kuliner dan review film.

Leave a Reply

5 Fakta Sepak Bola Palestina, Berkali-kali Dihantam Perang Tapi Tetap Sangar

A Man Called Ahok, Film yang Bercerita Kisah Hidup BTP